Warganet – Ketua Komite III DPD RI sekaligus Senator asal Papua Barat, Filep Wamafma, menekankan pentingnya penguatan peran sekolah swasta di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak. Hal ini disampaikan Filep usai melaksanakan kegiatan reses dalam pertemuan bersama pers di resto Grand Papua Hotel, Jumat (8/5/2026) malam.
Menurut Filep, sekolah-sekolah swasta seperti YPK, YPPGI, dan Yapis memiliki sejarah panjang dan peran yang sangat vital dalam sistem pendidikan di Papua. Lembaga-lembaga ini dinilai menjadi garda terdepan dalam menjangkau wilayah-wilayah yang akses pendidikan formalnya masih terbatas.
“Sekolah swasta ini sudah lama hadir dan membantu pelayanan pendidikan di Papua. Oleh karena itu, perlu terus diperkuat agar dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan,” tegas Filep.
Dalam kunjungannya tersebut, Filep menerima berbagai aspirasi langsung dari para guru dan pihak sekolah. Beberapa poin utama yang menjadi kebutuhan mendesak adalah peningkatan fasilitas belajar dan ruang kelas, penyediaan buku pelajaran yang memadai, dan dukungan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, serta peningkatan kesejahteraan dan kapasitas tenaga pendidik.
Filep mendorong agar kebijakan pendidikan di daerah, terutama yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus), dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan sekolah swasta. Baginya, pendidikan adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga swasta, dan masyarakat.
Seluruh aspirasi yang telah dikantongi selama masa reses ini akan dibawa ke tingkat pusat untuk diperjuangkan dalam bentuk kebijakan pengawasan dan afirmasi program bagi Papua.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sekolah swasta merupakan bagian penting dalam membangun masa depan pendidikan di Papua,” pungkasnya, (IB).







