RegionalSosial dan Psikologi

HaloPUSPAGA, Inovasi Pemkab Dharmasraya Hadirkan Konseling Keluarga Gratis dan Rahasia

4
×

HaloPUSPAGA, Inovasi Pemkab Dharmasraya Hadirkan Konseling Keluarga Gratis dan Rahasia

Sebarkan artikel ini

PULAU PUNJUNG, Warganet – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOSP3APPKB) Kabupaten Dharmasraya menghadirkan inovasi digital HaloPUSPAGA sebagai transformasi layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan konsultasi keluarga, konseling, dan edukasi pengasuhan.

 

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DINSOSP3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Welni Suwandi, SH, mengatakan inovasi tersebut dihadirkan untuk menjawab berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan PUSPAGA.

 

“Selama ini masih banyak masyarakat yang terkendala jarak, waktu, maupun merasa kurang nyaman berkonsultasi secara langsung. Melalui HaloPUSPAGA, kami ingin memastikan layanan konsultasi keluarga, edukasi pengasuhan, dan pendampingan dapat diakses secara mudah, cepat, aman, serta tetap menjaga kerahasiaan setiap pengguna layanan,” kata Welni di Pulau Punjung, Kamis (16/7/2026).

 

Ia menjelaskan, HaloPUSPAGA dikembangkan sebagai jawaban atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat, mulai dari faktor geografis, keterbatasan waktu, hingga adanya stigma yang membuat sebagian masyarakat enggan berkonsultasi secara tatap muka dengan psikolog maupun konselor keluarga.

 

Menurutnya, kehadiran HaloPUSPAGA bukan untuk menggantikan layanan tatap muka, melainkan menjadi pelengkap yang memperluas jangkauan pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih fleksibel tanpa dibatasi ruang dan waktu.

 

Melalui platform digital tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring sebagai proses asesmen awal sehingga petugas dapat mengidentifikasi kebutuhan layanan maupun tingkat kedaruratan kasus secara lebih cepat dan tepat.

 

Selain layanan pendaftaran, HaloPUSPAGA juga menyediakan fasilitas tele-counseling berbasis pesan teks yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi dengan psikolog maupun konselor keluarga tanpa harus datang ke kantor layanan. Sistem ini memberikan rasa aman dan nyaman karena tetap menjaga kerahasiaan identitas serta privasi setiap pengguna.

 

HaloPUSPAGA juga menyediakan berbagai materi psikoedukasi dalam bentuk infografis dan video edukatif mengenai pola asuh positif, ketahanan keluarga, perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga berbagai informasi yang dapat diakses masyarakat kapan saja secara gratis.

 

Welni mengatakan sasaran layanan HaloPUSPAGA meliputi orang tua, calon orang tua, anak, keluarga, hingga pengasuh anak yang membutuhkan informasi maupun pendampingan dalam menjalankan fungsi pengasuhan dan perlindungan anak.

 

Ia menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan PUSPAGA sekaligus mempercepat penanganan awal terhadap potensi persoalan keluarga maupun kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

“Kami berharap inovasi ini dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga, serta menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

 

Pengembangan HaloPUSPAGA diawali melalui identifikasi berbagai persoalan pelayanan PUSPAGA pada akhir 2024. Selanjutnya DINSOSP3APPKB menyusun desain inovasi, pedoman teknis, standar operasional prosedur, membentuk tim pelaksana, membangun platform digital, hingga melaksanakan bimbingan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, serta pemerintah nagari sebelum diterapkan secara penuh.

 

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menilai inovasi tersebut memberikan manfaat yang luas. Bagi masyarakat, HaloPUSPAGA menghadirkan layanan profesional yang mudah diakses, praktis, gratis, serta menjaga kerahasiaan pengguna. Sementara bagi pemerintah daerah, inovasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keluarga, meningkatkan efisiensi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, sekaligus mendukung peningkatan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA).

 

Ke depan, DINSOSP3APPKB Kabupaten Dharmasraya berkomitmen terus mengembangkan HaloPUSPAGA menjadi platform layanan yang lebih komprehensif berbasis web maupun aplikasi seluler sehingga seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, dapat memperoleh layanan konsultasi, konseling, dan pendampingan keluarga secara lebih optimal.