PEKALONGAN, Warganet – 321 siswa baru kelas X SMA Negeri 1 Pekalongan menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimba Klidungan, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berbasis aksi nyata yang bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak hari pertama masuk sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Pekalongan, Eko Budi Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan sekaligus mengenalkan potensi alam Kota Pekalongan. Sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, pihaknya ingin kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui aksi nyata dengan menanam 1.000 bibit mangrove.
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Mercy Corps Indonesia yang memberikan dukungan bibit mangrove dan pembiayaan. Penanaman juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Pekalongan Utara, serta Kelurahan Degayu.
Eko menjelaskan, kelompok pecinta alam sekolah, Wanalana, akan melakukan pemantauan rutin setiap dua pekan selama satu tahun guna memastikan tingkat keberhasilan hidup mangrove dapat mencapai sekitar 90 persen.
Menurutnya, MPLS berbasis aksi nyata diharapkan tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap pelestarian kawasan pesisir sebagai bekal membangun generasi muda yang berkarakter dan berwawasan lingkungan.
Sementara itu, Camat Pekalongan Utara, M. Ainur Rofiq, mengapresiasi keterlibatan para pelajar dalam menjaga kawasan pesisir. Ia menilai penanaman mangrove tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga berkontribusi mencegah abrasi, menyerap karbon, serta menjaga habitat pesisir.
Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di kalangan generasi muda dan semakin banyak sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove.
Salah seorang siswa baru, M. Rangga Adi Putra, mengaku senang karena untuk pertama kalinya mengikuti kegiatan menanam mangrove. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi lingkungan.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Pekalongan berupaya menjadikan MPLS sebagai sarana pembentukan karakter, dengan mengajak peserta didik berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian pesisir Kota Pekalongan.






