Regional

Tarif Reduksi KAI untuk Penyandang Disabilitas Ternyata Berlaku di Semua Kelas

10
×

Tarif Reduksi KAI untuk Penyandang Disabilitas Ternyata Berlaku di Semua Kelas

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan transportasi yang inklusif dengan memberikan tarif reduksi sebesar 20 persen bagi pelanggan penyandang disabilitas. Potongan harga tersebut berlaku untuk perjalanan kereta api di seluruh kelas pelayanan dan telah dimanfaatkan oleh 2.953 pelanggan selama Semester I 2026.

 

Melalui website resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero), jumlah penerima manfaat tarif reduksi pada periode Januari–Juni 2026 meningkat 200,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 983 pelanggan. Bahkan, hingga akhir Juni 2026, jumlah tersebut telah melampaui total penerima manfaat sepanjang 2025 yang mencapai 2.648 pelanggan.

 

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak penyandang disabilitas yang mengetahui dan memanfaatkan hak atas tarif perjalanan yang lebih terjangkau.

 

“Sebanyak 2.953 pelanggan penyandang disabilitas telah memanfaatkan tarif reduksi pada Semester I 2026. Setiap angka mewakili seseorang yang sedang menuju suatu tempat dengan harapan dan alasan yang berarti. Mungkin ada orang tua yang menunggu anaknya pulang, keluarga yang menanti untuk kembali berkumpul, atau seseorang yang sedang berusaha meraih kesempatan bagi masa depannya,” ujar Anne.

 

KAI mulai memberlakukan tarif reduksi sebesar 20 persen bagi pelanggan penyandang disabilitas sejak 17 September 2023. Fasilitas tersebut diberikan kepada penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama, sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Anne menegaskan, kereta api memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat dengan keluarga, pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai kesempatan hidup. Karena itu, pelayanan harus mampu mengakomodasi kebutuhan setiap pelanggan.

 

“Perjalanan yang inklusif dimulai ketika seseorang merasa diterima, dihargai, dan tidak dibiarkan menghadapi kesulitannya sendirian. Kami berharap tarif reduksi ini membantu lebih banyak pelanggan penyandang disabilitas menjalani perjalanan dengan rasa percaya diri, karena mereka memiliki hak yang sama untuk datang, pergi, bertemu, belajar, bekerja, dan merawat hubungan dengan keluarga,” katanya.

 

Selain memberikan tarif reduksi, KAI juga terus meningkatkan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Hingga kini, toilet difabel telah tersedia di 56 stasiun penumpang kelas besar. Berbagai fasilitas pendukung lainnya juga disediakan, seperti ubin pemandu, kursi roda atau tandu, bantuan petugas, layanan kesehatan, serta penyampaian informasi perjalanan di stasiun.

 

Untuk memperoleh tarif reduksi, pelanggan penyandang disabilitas perlu melakukan registrasi di layanan pelanggan stasiun paling lambat H-2 sebelum keberangkatan dengan membawa surat keterangan asli dari dokter rumah sakit atau puskesmas yang menyatakan sebagai penyandang disabilitas, serta KTP asli. Registrasi cukup dilakukan satu kali dan berlaku untuk pemesanan perjalanan berikutnya.

 

Setelah data reduksi terdaftar, pelanggan dapat memesan tiket melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI. Perusahaan juga mengajak keluarga, pendamping, dan masyarakat untuk membantu menyampaikan informasi mengenai fasilitas ini agar semakin banyak penyandang disabilitas dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau.