Ekonomi Dan BisnisPeristiwa

Usai Dihantam Bencana, Sektor Perikanan Padang Kini Pulih Sepenuhnya

5
×

Usai Dihantam Bencana, Sektor Perikanan Padang Kini Pulih Sepenuhnya

Sebarkan artikel ini

Padang, Warganet – Sektor perikanan budidaya air tawar di Kota Padang kini dinyatakan pulih sepenuhnya setelah terdampak bencana hidrometeorologis. Keberhasilan tersebut ditandai dengan penyaluran bantuan dan penebaran 101 ribu benih ikan lele oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (1/8/2026).

 

Melansir rilis resmi Pemerintah Kota Padang, kegiatan tersebut merupakan bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana. Selain melakukan restocking sebanyak 101.000 benih ikan lele, KKP juga menyalurkan bantuan berupa cool box untuk pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, pakan ikan, serta alat tangkap berupa jaring bagi para nelayan.

 

Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Enggar Saptopo, mengatakan pemulihan sektor perikanan budidaya air tawar di Kota Padang telah mencapai 100 persen berkat sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

 

“KKP bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang bergerak cepat melakukan rehabilitasi pascabencana. Untuk Kota Padang, pemulihan budidaya ikan air tawar sudah mencapai 100 persen melalui intervensi bantuan benih, pakan, cool box, hingga jaring tangkap. Yang terpenting masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya,” ujar Enggar.

 

Ia menambahkan, KKP juga menerjunkan penyuluh perikanan untuk memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan agar usaha budidaya masyarakat dapat berkembang kembali dan meningkatkan produktivitas.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan KKP yang diberikan sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan. Menurutnya, sektor perikanan merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kota Padang.

 

Alfiadi mengungkapkan, pemulihan lahan sektor perikanan di Kota Padang telah mencakup area seluas 7.930 meter persegi. Ia juga menjelaskan bahwa bantuan dari KKP tidak hanya berupa sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendampingan khusus selama satu bulan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.

 

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pemerintah optimistis pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta sektor perikanan di Kota Padang.