Pangkalpinang, Warganet – Gerak dan lagu tidak hanya menjadi aktivitas untuk menghibur anak-anak. Di Kota Pangkalpinang, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk membangun kreativitas, keberanian, sekaligus rasa percaya diri anak sejak usia dini.
Hal itu terlihat dalam Grand Final Lomba Kreasi Gerak Lagu KICAU 2026 yang digelar di Taman Wilhelmina, Pangkalpinang, Kamis (13/8/2026). Sebanyak 20 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) mengikuti kegiatan tersebut.
Melansir laman resmi Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kamis (13/8/2026), anak-anak dari 20 lembaga finalis tampil menunjukkan kreativitas, keberanian, dan keceriaan melalui perpaduan gerakan, musik, serta unsur edukasi.
Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan emosional, serta kemampuan motorik anak.
Menurutnya, masa usia dini merupakan masa emas atau golden age yang perlu diisi dengan proses pembelajaran yang tepat, kreatif, dan menyenangkan.
“Salah satu media pembelajaran yang efektif bagi anak usia dini adalah melalui gerak dan lagu. Melalui lagu-lagu yang edukatif, nilai-nilai moral, kebiasaan hidup sehat, serta rasa cinta tanah air dapat ditanamkan sejak dini secara alami dan tanpa paksaan,” ujar Susanti.
Ia menilai Lomba Gerak Lagu KICAU tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi, mengeksplorasi kreativitas, membangun rasa percaya diri, dan belajar bekerja sama.
“Ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, tetapi menjadi wadah eksplorasi bagi anak-anak untuk mencurahkan kreativitas dan keceriaan mereka,” katanya.
Keberanian tampil di hadapan banyak orang juga dinilai menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan semacam ini, anak belajar tampil percaya diri, mengikuti aturan, bekerja dalam kelompok, sekaligus menghargai teman.
Susanti turut memberikan apresiasi kepada 20 finalis yang berhasil mencapai Grand Final KICAU 2026. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan dan pendampingan guru serta dukungan orang tua.
“Selamat kepada 20 finalis yang telah berhasil mencapai tahap Grand Final hari ini. Keberhasilan ini menjadi bukti adanya semangat, kreativitas, dan dukungan bersama dalam memberikan pengalaman belajar yang terbaik bagi anak-anak,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi antarlembaga PAUD dan TK di Kota Pangkalpinang sekaligus melahirkan inspirasi baru dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan.
“Mari kita terus bergandengan tangan mewujudkan layanan PAUD Kota Pangkalpinang yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan. Karena dari anak-anak inilah kita sedang mempersiapkan generasi penerus Kota Pangkalpinang di masa yang akan datang,” pungkasnya.






