Ekonomi Dan Bisnis

Dulu Mengemis di Persimpangan, Kini Oneng Punya Warung Sendiri

5
×

Dulu Mengemis di Persimpangan, Kini Oneng Punya Warung Sendiri

Sebarkan artikel ini

Bandung, Warganet – Hampir 10 tahun, Oneng menjadikan persimpangan jalan di Kota Bandung sebagai tempat bertahan hidup dengan meminta belas kasihan. Kini, kehidupannya mulai berubah setelah mendapat bantuan kewirausahaan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan melalui program Atensi Kewirausahaan tersebut dimanfaatkan Oneng untuk membuka warung sederhana yang menjual kopi, aneka minuman, hingga mie instan.

Melansir laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos), Jumat (7/8/2026), bantuan modal usaha sebesar Rp2,6 juta diberikan melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO). Bantuan tersebut digunakan Oneng untuk membeli berbagai perlengkapan dan bahan dagangan.

“Saya mengemis bersama suami saya yang lagi sakit dan cucu. Saya sudah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Alhamdulillah dibelikan peralatan untuk berjualan,” ujar Oneng saat ditemui di Bandung, Kamis (6/8/2026).

Bagi Oneng, mengemis bukanlah pilihan. Kondisi ekonomi dan kebutuhan keluarga membuatnya terpaksa menjalani pekerjaan tersebut, terlebih suaminya sedang sakit diabetes disertai komplikasi dan membutuhkan biaya pengobatan.

Namun, kini tangan yang sebelumnya terulur di jalan mulai sibuk melayani pelanggan di warung miliknya.

Bantuan tersebut digunakan untuk membeli sejumlah perlengkapan usaha, seperti kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie.

“Dibelikan untuk kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie,” kata Oneng.

Dari usaha kecil tersebut, Oneng kini memiliki sumber penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya sekaligus membeli obat bagi sang suami.

Kemensos juga melakukan monitoring langsung ke lokasi usaha Oneng. Pemantauan dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dan dapat membantu meningkatkan taraf hidup penerima manfaat.

Oneng berharap usaha yang dirintisnya bisa terus berkembang sehingga kehidupannya bersama keluarga semakin baik.

“Alhamdulillah mudah-mudahan bisa berkembang lebih maju, usahanya tambah semangat. Terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan,” ucapnya.

Dari perempuan yang hampir satu dekade bertahan di persimpangan jalan, Oneng kini mencoba menata kehidupan melalui warung sederhana. Dengan modal yang terbatas, ia memilih untuk berusaha dan meninggalkan aktivitas mengemis demi kehidupan yang lebih baik.