Kelompok 74 - KKN UIN Raden Fatah Palembang Angkatan ke-84
Warganet, Palembang – Nuansa kekeluargaan menyelimuti Posko KKN Desa Teluk Jaya saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 74 menggelar malam keakraban bersama Karang Taruna dan warga setempat, Kamis malam (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Malam Keakraban sebagai Ruang Silaturahmi
Malam keakraban ini dikemas secara sederhana melalui kegiatan bakar-bakar bersama yang melibatkan mahasiswa KKN, Karang Taruna, serta warga Desa Teluk Jaya. Tanpa sekat formal, seluruh peserta berkumpul dalam suasana santai yang mencerminkan kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pendekatan sosial agar mahasiswa KKN dapat lebih menyatu dengan kehidupan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang akrab dan terbuka.
Gotong Royong dan Kebersamaan Warga
Proses persiapan hingga pelaksanaan acara dilakukan secara gotong royong. Makanan disiapkan bersama, dibakar, dan dinikmati secara kolektif sebagai simbol persatuan. Kebersamaan tersebut semakin terasa melalui obrolan ringan, tawa, serta cerita pengalaman selama pelaksanaan KKN di Desa Teluk Jaya.
Interaksi yang terjalin menjadi ruang berbagi antara generasi muda desa dan mahasiswa, membangun rasa saling memahami dan menghargai satu sama lain.
Memperkuat Kedekatan Emosional Mahasiswa dan Masyarakat
Bagi Mahasiswa KKN Kelompok 74, malam keakraban ini bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian penting dari proses pengabdian. Kedekatan emosional yang terbangun diyakini mampu menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dalam menjalankan berbagai program KKN di desa.
Kehadiran Karang Taruna dan warga dalam kegiatan ini juga menjadi penanda terjalinnya kolaborasi yang positif dan saling mendukung.
Menjaga Silaturahmi Hingga Pasca-KKN
Melalui malam keakraban ini, Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 74 berharap hubungan kekeluargaan yang telah terbangun tidak berhenti ketika masa KKN berakhir. Silaturahmi yang terjalin diharapkan terus berlanjut dan menjadi kenangan berharga bagi seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan sederhana namun bermakna ini menegaskan bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya tentang program kerja, tetapi juga tentang membangun hubungan manusiawi yang tulus dan berkelanjutan.













