Bogor, Warganet – Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi Nabil Bintang Prayoga atau yang akrab disapa Bintang untuk meraih prestasi akademik. Putra dari keluarga sederhana yang menjalankan usaha salon dan depot jamu ini berhasil dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Program Sarjana IPB University dengan capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) nyaris sempurna, yakni 3,99.
Mengutip rilis resmi IPB University, Bintang merupakan lulusan Program Studi Statistika dan Sains Data. Pada Wisuda Tahap VIII Tahun Ajaran 2025/2026, ia juga meraih predikat Lulusan Terbaik Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika.
Perjalanan Bintang menuju pencapaian tersebut dimulai dari SMAN 1 Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Ia berhasil melanjutkan pendidikan di IPB University melalui jalur SNMPTN (kini SNBP) dengan dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Bagi Bintang, keberhasilannya menjadi lulusan terbaik tidak terlepas dari dukungan keluarga. Ia mempersembahkan pencapaian tersebut untuk kedua orang tua dan kakaknya yang selalu memberikan doa serta semangat.
“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan,” ujar Bintang.
Ia mengungkapkan, meski kedua orang tuanya hanya menempuh pendidikan hingga tingkat SLTA, mereka mampu mengantarkan kedua anaknya meraih pendidikan tinggi dan menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing.
Selama menjalani perkuliahan, Bintang aktif mengembangkan kemampuan akademik maupun organisasi. Ia pernah menjadi Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta, Komti Statistika dan Sains Data ’59, asisten dosen, hingga mengikuti program magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.
Perjalanannya juga diwarnai berbagai tantangan. Bintang pernah harus membagi waktu antara magang, kompetisi, proyek freelance, dan penyelesaian skripsi secara bersamaan. Namun, melalui manajemen waktu yang baik, seluruh tanggung jawab tersebut dapat diselesaikan dengan hasil membanggakan.
Bahkan, Bintang menjadi mahasiswa pertama di program studinya yang memperoleh surat keterangan lulus (SKL) setelah menyelesaikan sidang skripsi hanya tiga hari setelah seminar hasil.
Kini, Bintang bersiap memasuki dunia profesional melalui Management Development Program (MDP) – Location di PT Indomarco Prismatama. Ia akan menjalani peran sebagai static and instrument analyst sebagai langkah awal untuk mengembangkan kariernya.







