Cerpen

Kita yang Bertemu di Kolom Komentar

1
×

Kita yang Bertemu di Kolom Komentar

Sebarkan artikel ini

Warganet – Raka dan Aline tidak pernah bertemu di dunia nyata.

Mereka bertemu di kolom komentar sebuah artikel opini tentang hujan dan kenangan. Raka menulis, “Hujan selalu mengingatkan saya pada seseorang yang belum pernah saya temui.”
Aline membalas, “Mungkin karena kamu sedang menunggu orang yang salah di tempat yang benar.”

Percakapan itu berlanjut. Dari debat receh soal kopi hingga diskusi serius tentang kehilangan. Mereka tidak pernah bertukar foto. Tidak pernah video call. Hanya kata-kata.

Aneh memang, tapi setiap malam mereka merasa pulang.

Suatu hari, Aline menghilang. Akunnya tak aktif. Pesan terakhirnya singkat:
“Kalau suatu hari kita bertemu, jangan kaget kalau aku bukan seperti yang kamu bayangkan.”

Tiga bulan kemudian, Raka menghadiri diskusi literasi di kotanya. Seorang pembicara perempuan berdiri di podium. Suaranya membuat jantung Raka berhenti.

Itu suara Aline.

Saat sesi tanya jawab, Raka berdiri.
“Apakah hujan masih mengingatkanmu pada seseorang yang belum pernah kamu temui?”

Perempuan itu terdiam. Lalu tersenyum.

“Tidak lagi,” jawabnya pelan. “Karena sekarang dia ada di ruangan yang sama.”

Dan untuk pertama kalinya, cinta mereka punya wajah.

bagian 1

Cerpen

Episode 5 (Final) Ketika Jam Tidak Lagi Berdetak Warganet – Alya terbangun tanpa mimpi. Itu yang membuatnya gelisah. Biasanya, setiap pukul tiga dini hari, ia selalu bermimpi tentang rumah tua…

Cerpen

Episode 4 Harga yang Harus Dibayar   Warganet – Alya duduk di lantai kamar dengan punggung bersandar ke pintu. Pagi belum benar-benar datang, tapi jam dinding sudah berhenti berdetak. Jarumnya patah…

Cerpen

Episode 3 Yang Tidak Pernah Pergi Warganet – Jam dinding berbunyi pelan. Tok. Tok. Tok. Alya terjaga sebelum matanya benar-benar terbuka. Udara di rumah terasa berat, seperti ada sesuatu yang…

Cerpen

Episode 2 Lelaki yang Tak Meninggalkan Jejak Warganet – Pagi datang dengan cahaya pucat yang menyelinap lewat celah jendela. Alya terbangun di sofa ruang tengah, selimut menutup setengah tubuhnya. Kepalanya…

Cerpen

Episode 1 Rumah yang Tak Pernah Tidur Warganet – Rumah itu berdiri paling ujung, setelah kebun karet dan jalan tanah yang tak lagi dilalui kendaraan umum. Catnya mengelupas, pagar besinya…