Pendidikan

KKN ITERA Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa Karang Sakti

10
×

KKN ITERA Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa Karang Sakti

Sebarkan artikel ini

Warganet – Semangat pengabdian mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) resmi dimulai sejak awal Januari 2026. Rektor ITERA, I Nyoman Pugeg Aryantha, secara langsung membuka dan melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang berlangsung pada 8 Januari hingga 6 Februari 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan wujud nyata komitmen kampus dalam menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu kelompok yang diterjunkan, Kelompok 20, melaksanakan pengabdian di Desa Karang Sakti, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara. Sebanyak sembilan mahasiswa terlibat aktif, dipimpin Achmad Fitrayuddin Abdullah, bersama Rezky Bagus Sanjaya, Bakti Selamat Telaumbanua, M. Daffa Al Ghani, Selvi Feprianti, Widya Dewi Puspita, Davina Salsabilla, Vanesa Arnelita Marbun, dan Fina Metriani.

Kelompok ini didampingi dosen pembimbing lapangan, Miftahul Irfan S.Mat., M.Mat., yang menekankan bahwa pengabdian harus memberi dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.

Program unggulan Kelompok 20 adalah Bina Belajar, pendampingan akademik bagi siswa sekolah dasar. Program ini lahir dari temuan di lapangan, di mana masih terdapat siswa yang belum lancar membaca dan berhitung. Melalui pendekatan humanis, mahasiswa hadir sebagai pendamping belajar yang membangun motivasi dan kepercayaan diri anak-anak.

Kegiatan Bina Belajar dilaksanakan di SD Negeri Karang Sakti dan posko KKN. Pada 14–15 Januari, siswa kelas 1 dan 2 mendapatkan edukasi pola hidup bersih dan sehat. Selanjutnya, pada 21–22 Januari, siswa kelas 3 dan 4 menerima penguatan materi matematika. Sementara pada 28–29 Januari, siswa kelas 5 dan 6 dibekali keterampilan dasar public speaking untuk melatih keberanian dan rasa percaya diri.

Pendampingan intensif juga dilakukan di posko KKN pada 30 Januari hingga 4 Februari, khusus bagi siswa kelas 6 dalam persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Metode pembelajaran dirancang santai, interaktif, dan komunikatif, sehingga anak-anak merasa nyaman untuk bertanya dan berekspresi.

Tak hanya di bidang pendidikan, Kelompok 20 juga menjalankan program lintas sektor, mulai dari pembuatan pupuk kompos dan biopori ramah lingkungan, inovasi ekonomi kreatif ECO Krupang berbahan pelepah pisang, penyusunan peta administrasi dan peta rawan bencana desa, hingga sosialisasi penggunaan obat-obatan yang tepat.

Kepala Desa Karang Sakti, Achmad Wahyu Ruminto, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN ITERA dan berharap seluruh program dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.

Ketua Kelompok 20, Achmad Fitrayuddin Abdullah, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat warga. Ia menegaskan bahwa mahasiswa hadir dengan semangat belajar dan mengabdi, serta berharap masyarakat terus memberikan arahan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, dosen pembimbing Miftahul Irfan mengingatkan mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran sosial yang bermakna, menjaga etika, kekompakan, serta nama baik institusi demi terciptanya pengabdian yang berkelanjutan.

Di Desa Karang Sakti, KKN tidak sekadar kewajiban akademik, melainkan perjumpaan antara ilmu dan realitas. Dari ruang kelas sederhana hingga program inovasi desa, mahasiswa ITERA menanam benih perubahan yang diharapkan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat. (**)