Olahraga

Laga Hidup-Mati di Medan! Sumsel United Bidik Tiga Poin Demi Tiket Super League

12
×

Laga Hidup-Mati di Medan! Sumsel United Bidik Tiga Poin Demi Tiket Super League

Sebarkan artikel ini

Warganet – Demi menjaga asa finis di tiga besar klasemen, Sumsel United membidik kemenangan saat menantang tuan rumah PSMS Medan pada pekan ke-19 lanjutan Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan krusial ini akan digelar Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang.

Saat ini, Sumsel United menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat dengan koleksi 31 poin dari 18 laga. Sementara PSMS Medan berada di peringkat keenam dengan 26 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Tambahan tiga poin akan memastikan Laskar Juaro tetap bertahan di papan atas, sekaligus memperbesar peluang lolos ke Super League musim depan.

Di hari yang sama, persaingan papan atas juga memanas. Pemuncak klasemen Garudayaksa FC dijadwalkan menghadapi Persekat Tegal, sedangkan peringkat kedua Adhyaksa FC Banten akan menjamu Persikad Depok di kandangnya masing-masing.

Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, menegaskan kesiapan timnya jelang laga tandang ini. Ia memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi prima, baik secara fisik, mental, maupun taktikal.

“Persiapan kami sudah maksimal. Mudah-mudahan keyakinan untuk memenangkan pertandingan besok diberkahi Allah SWT,” ujar Nilmaizar dalam sesi pre-match press conference di ruang media Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (13/2/2026).

Untuk laga putaran ketiga ini, Sumsel United membawa 21 pemain, termasuk tiga legiun asing: Juninho Cabral (penyerang), Diego Dall’Oca (gelandang), dan Fernando Barbosa (bek).

“Kami membawa 21 pemain, termasuk tiga pemain asing. Tidak ada yang terkena akumulasi kartu, semuanya dalam kondisi sehat wal afiat,” jelas arsitek asal Sumatera Barat tersebut.

Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia itu juga menegaskan target mutlak timnya adalah kemenangan. Meski rekor pertemuan menunjukkan saling mengalahkan—Sumsel United sempat kalah di Medan dan membalasnya di Palembang—Nilmaizar menilai laga kali ini akan berjalan layaknya partai final.

“Ini pertandingan besar, seperti final bagi kedua tim. Kami ingin menang, mereka juga ingin menang. Siapa yang bisa menampilkan permainan terbaik, dialah yang keluar sebagai pemenang,” katanya.

Ia menambahkan, putaran ketiga Championship musim ini sangat menentukan karena akan mengunci tiga tim promosi ke Super League sekaligus tim yang terdegradasi ke Liga Nusantara.

“Kedua tim pasti menampilkan taktik dan strategi terbaik. Siapa yang menang nanti adalah keputusan Tuhan, tetapi pertandingan besok pasti sangat seru,” pungkasnya.

Soal Psywar, Rachmad Hidayat: Itu Hal Biasa

Kapten Sumsel United, Rachmad Hidayat, memastikan seluruh pemain siap tempur dan fokus menjalankan instruksi pelatih demi membawa pulang tiga poin dari Medan.

“Saya dan seluruh pemain sudah siap. Persiapan kami lebih dari satu minggu. Mudah-mudahan besok kami bisa menampilkan permainan terbaik,” ujarnya.

Menanggapi isu tekanan dan psywar jelang laga, pemain bernomor punggung 99 itu menilai hal tersebut sudah lumrah dalam sepak bola.

“Itu hal biasa. Tidak ada perbedaan dengan pertandingan sebelumnya. Semoga Sumsel United bisa bermain baik dan memenangkan pertandingan. Insyaallah,” ucapnya.

Soal target gol, pemain asal Medan ini menegaskan tidak memiliki ambisi pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan tim, meski pada pertemuan sebelumnya di Palembang ia sempat mencetak gol saat Sumsel United menang 2-1 atas PSMS.

“Saya tetap fight untuk pertandingan besok. Soal selebrasi kalau mencetak gol, mungkin lihat besok. Surprise saja,” tutupnya. (*)