Ekonomi Dan Bisnis

Natuna Ingin Terhubung ke Hainan, Sister City Dibidik Buka Pasar dan Investasi

4
×

Natuna Ingin Terhubung ke Hainan, Sister City Dibidik Buka Pasar dan Investasi

Sebarkan artikel ini

Natuna, Warganet – Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, terus mendorong keterbukaan akses daerah, baik melalui konektivitas nasional maupun kerja sama internasional.

 

Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan kerja sama sister city antara Kabupaten Natuna dengan Provinsi Hainan, Republik Rakyat Tiongkok.

 

Melansir laman resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, Kamis (13/8/2026), Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan rencana tersebut saat berkoordinasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.

 

Dalam pertemuan itu, Cen Sui Lan meminta dukungan pemerintah pusat untuk membantu membuka dan memperluas akses Natuna. Sebagai daerah perbatasan, kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam menghubungkan Natuna dengan pusat-pusat pertumbuhan, baik di dalam negeri maupun internasional.

 

Konektivitas yang semakin terbuka diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi, memperluas peluang kerja sama, menciptakan kesempatan investasi, sekaligus memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

Kerja sama sister city dengan Hainan dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi Natuna untuk membangun jejaring yang lebih luas dengan daerah maupun kota mitra di luar negeri.

 

Kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan pada hubungan antarpemerintah daerah. Pemkab Natuna juga melihat peluang pengembangan berbagai sektor yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

 

Sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan antara lain perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, teknologi, serta kelautan dan perikanan.

 

Dengan terbukanya jejaring kerja sama internasional, produk-produk unggulan Natuna diharapkan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas. Peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata juga diharapkan semakin terbuka.

 

Bupati Natuna menegaskan, keterbukaan akses merupakan bagian penting dalam mendorong transformasi kawasan perbatasan.

 

Pembangunan Natuna tidak hanya dipandang dari pendekatan keamanan, tetapi juga melalui prosperity approach atau pendekatan kesejahteraan. Pendekatan ini menempatkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan kawasan perbatasan.

 

Melalui dukungan pemerintah pusat serta penguatan kerja sama di tingkat nasional dan internasional, Pemkab Natuna optimistis daerah tersebut dapat semakin terbuka dan terkoneksi dengan berbagai pusat pertumbuhan.

 

Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan Natuna sebagai kawasan perbatasan yang semakin produktif dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kehadiran serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.