Ekonomi Dan BisnisKuliner

Olah Potensi Ikan Lokal, Kemenperin Bekali Calon Wirausaha di Barelang

4
×

Olah Potensi Ikan Lokal, Kemenperin Bekali Calon Wirausaha di Barelang

Sebarkan artikel ini

Batam, Warganet – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis potensi unggulan daerah melalui penumbuhan wirausaha baru (WUB) di kawasan transmigrasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Wirausaha Baru Industri Pangan Olahan Ikan di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026.

 

Program yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, sekaligus hasil sinergi antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Transmigrasi.

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pengembangan wirausaha baru industri menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

 

“Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas masyarakat, kami ingin melahirkan pelaku industri baru yang mampu mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai tambah serta menciptakan lapangan kerja di wilayahnya,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/7).

 

Melalui bimbingan teknis tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai kewirausahaan, manajemen usaha, akses pembiayaan, pemasaran digital, hingga praktik teknis pengolahan ikan. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi hasil perikanan di Kawasan Barelang melalui peningkatan kompetensi calon pelaku usaha.

 

“Kami berharap para peserta tidak hanya mampu memulai usaha, tetapi juga mengembangkannya menjadi unit bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan lokal sekaligus memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat,” kata Agus.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Sinergi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Kawasan Pesisir (SiTaskin Pesisir) di Kota Batam serta tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Transmigrasi dalam pengembangan IKM di kawasan transmigrasi.

 

Sebanyak 25 calon wirausaha baru mengikuti pelatihan tersebut. Mayoritas peserta berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 1 hingga 4 di Kawasan Transmigrasi Barelang. Selain menerima materi mengenai perizinan usaha, pembukuan, dan pemasaran digital, peserta juga melakukan praktik produksi pangan olahan ikan serta kunjungan lapangan ke IKM Azzuri di Kota Batam.

 

Kemenperin berharap penguatan kapasitas calon wirausaha ini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan lokal, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.