Warganet – Pemerintah Kota Palembang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional yang digelar oleh Tievel Unity Indonesia Foundation. Event bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di kawasan Jakabaring.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi panitia penyelenggara di ruang rapat Sekda, Rabu (04/02/2026).
Menurut Aprizal, kepercayaan menjadikan Palembang sebagai tuan rumah kejuaraan nasional ini merupakan peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah Palembang dipercaya menjadi tuan rumah. Pemkot siap mensupport sesuai fungsi dan kewenangan agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Ia menegaskan, event berskala nasional seperti ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menggerakkan sektor UMKM, serta mendongkrak okupansi hotel dan pariwisata. Terlebih, venue pelaksanaan direncanakan di Jakabaring yang dinilai representatif untuk event besar.
Tak hanya itu, Aprizal juga mendorong agar unsur budaya lokal ikut ditampilkan, termasuk penggunaan busana adat Palembang pada mayoret maupun peserta tertentu sebagai bagian dari promosi kearifan lokal.
“Kita ingin momentum ini sekaligus memperkenalkan budaya Palembang di tingkat nasional bahkan internasional. Kami bersama seluruh stakeholder siap berkolaborasi,” tambahnya.
Pemkot Palembang juga memastikan dukungan dari sisi pengamanan, koordinasi lintas dinas seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Kebudayaan guna menyukseskan ajang tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Tievel Unity Indonesia Foundation, Fanny Fatriani Alambai, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini akan mengusung konsep kompetisi nasional bernuansa militer (military style) yang diikuti peserta dari tingkat TK hingga perguruan tinggi se-Indonesia.
“Antusiasme dari Sumatera Selatan sangat luar biasa. Diperkirakan ada sekitar 60 tim dari Sumsel. Karena jumlahnya besar, kemungkinan akan ada tahap seleksi awal secara online melalui pengiriman video sebelum masuk babak utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berpengalaman menggelar berbagai event nasional, termasuk kejuaraan yang sebelumnya memperebutkan Piala Panglima TNI, dan ke depan akan memperebutkan Piala Kemenpora RI.
Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan panitia penyelenggara, Fanny optimistis kejuaraan ini akan berlangsung meriah dan profesional.
“Kami ingin event ini bukan hanya kompetisi, tapi juga hiburan yang spektakuler dan membanggakan,” tandasnya.
Dengan kesiapan infrastruktur, pengalaman sebagai tuan rumah berbagai event nasional, serta dukungan penuh pemerintah, Palembang kembali menunjukkan diri sebagai kota yang siap menjadi pusat kegiatan olahraga dan seni berskala nasional. (*)







