Muba

Sawit Muba Masuk Babak Baru! APN Dorong Koperasi Kelola Kebun hingga Hilirisasi

3
×

Sawit Muba Masuk Babak Baru! APN Dorong Koperasi Kelola Kebun hingga Hilirisasi

Sebarkan artikel ini

Muba, Warganet – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya untuk memperkuat keterlibatan koperasi dan petani dalam pengelolaan perkebunan dan pengembangan hilirisasi kelapa sawit.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (11/8).

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan, kolaborasi koperasi dengan Agrinas Palma Nusantara (APN) diharapkan menjadi momentum untuk mendorong transformasi pengelolaan dan hilirisasi sawit dengan melibatkan koperasi secara lebih aktif.

“Koperasi dapat menjadi badan usaha yang memberikan manfaat langsung bagi petani sawit, baik petani yang memiliki kebun sendiri maupun masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengelolaan Agrinas Palma Nusantara,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, Kementerian Koperasi bersama APN juga mendorong koperasi yang terlibat dalam kemitraan berasal dari masyarakat setempat, memiliki pemahaman terhadap usaha perkebunan sawit, serta berada di sekitar wilayah yang akan dikerjasamakan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat sekaligus menciptakan model kemitraan yang berkelanjutan.

Direktur Utama APN Mohammad Abdul Ghani mengatakan, sebagai BUMN, APN membuka ruang kemitraan yang lebih luas dengan koperasi, baik dalam kegiatan operasional perkebunan maupun pengembangan plasma sawit.

“Dalam pengelolaan perusahaan ke depan, kami akan bermitra dengan koperasi, baik sebagai mitra dalam kegiatan operasional maupun dalam pengembangan plasma sawit. Kami ingin koperasi dan petani di sekitar wilayah pengelolaan Agrinas Palma Nusantara mendapatkan kesempatan untuk terlibat dan tumbuh bersama,” ujar Ghani.

Sebagai langkah konkret, APN tengah menyiapkan pilot project pengembangan plasma sawit berbasis koperasi di Sumatera Utara. Model tersebut dirancang dengan pendampingan pengelolaan agar produktivitas kebun masyarakat dapat meningkat dan memiliki standar pengelolaan yang baik serta diharapkan dapat direplikasi di wilayah pengelolaan APN lainnya di Indonesia.

APN juga mendorong koperasi masyarakat setempat untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan operasional perkebunan. Koperasi dapat dilibatkan dalam pemeliharaan kebun, panen, hingga pengangkutan hasil perkebunan sesuai dengan mekanisme kemitraan dan ketentuan yang berlaku. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan agar pengelolaan aset negara memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Ikut hadir pula dalam seminar nasional ini Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Direktur Kemitraan dan Plasma APN Seger Budiarjo, Direktur Operasional APN Tuhu Bangun, Chief Region Office V APN Mayjen (Purn.) Rudy Prasemilsa Mahks, Regional Head Operasional APN Wiyoso, dan Regional Head Hubungan Kelembagaan APN Mayjen (Purn.) Hipdizah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda hilirisasi sawit berbasis koperasi di Musi Banyuasin. Pada 12 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik KUD Sejahtera. PKS ini diharapkan dapat menjadi salah satu contoh koperasi petani mampu naik kelas dari kegiatan budi daya menuju pengolahan hasil perkebunan. (*)