Berita

Sendal Pak RT

1
×

Sendal Pak RT

Sebarkan artikel ini

Warganet – Pagi itu, Pak RT Sumarno bangun dengan semangat luar biasa. Hari ini ia berencana memimpin kerja bakti. Dengan wibawa penuh, ia melangkah keluar rumah, lalu berhenti mendadak. Satu sendalnya hilang.

“Bu… sendalku satu ke mana?” teriak Pak RT panik.

Ibu RT santai menyapu halaman. “Pakai saja yang ada.”

“Lha ini tinggal sebelah, Bu,” keluh Pak RT, mencoba berjalan sambil jingkat.

Warga mulai berdatangan. Pak RT tetap memimpin apel kerja bakti dengan penuh percaya diri, pakai satu sandal dan satu sepatu olahraga anaknya yang kebesaran. Baru lima menit, seekor ayam lewat sambil menyeret sesuatu. Ternyata sendal Pak RT!

Sendal itu tersangkut di paruh ayam, penuh lumpur. Pak RT menatapnya lama, lalu berkata, “Baiklah, kita lanjut kerja bakti. Ayam saja punya inisiatif bersih-bersih.”

Warga pecah tertawa. Sejak hari itu, kerja bakti selalu ramai dan sendal Pak RT selalu diikat tali rafia. (*)