Serang, Warganet – Penantian panjang warga Komplek Bumi Sari Permai (BSP), Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akhirnya menemukan titik terang. Setelah sekitar 30 tahun, sejumlah ruas jalan di kawasan perumahan tersebut mulai dibangun dan diaspal secara bertahap.
Melansir laman resmi Pemerintah Kota Serang, peningkatan jalan Bumi Sari Permai dilaksanakan dengan waktu pengerjaan selama 60 hari kalender. Pembangunan dilakukan pada sejumlah ruas yang menjadi akses utama maupun jalan lingkungan warga.
Bagi warga, pembangunan tersebut bukan sekadar memperbaiki jalan yang rusak, tetapi menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur dasar yang telah lama mereka nantikan.
Saat meninjau lokasi, Wali Kota Serang Budi Rustandi membenarkan bahwa peningkatan jalan di Bumi Sari Permai merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kota Serang.
Budi mengatakan kawasan perumahan tersebut belum mendapatkan pembangunan jalan sejak 1995.
> “Di perumahan ini dari tahun 95 ini belum pernah terbangun, alhamdulillah di pemerintahan saya alhamdulillah bisa terbangun,” kata Budi.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas warga sehari-hari.
> “Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 010 Komplek Bumi Sari Permai, Tubagus Ahmad Chaerudin Setiawan, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik.
Pekerjaan diawali dari wilayah RT 04 bagian belakang, kemudian dilanjutkan ke RT 06 dan RT 07. Salah satu ruas yang kini mendapat perhatian adalah jalan utama perumahan dengan lebar hampir tujuh meter.
Menurut Ahmad, ruas tersebut sebelumnya menjadi salah satu jalan dengan kondisi paling parah di kawasan Bumi Sari Permai.
> “Yang pertama dibangun di RT 04 di belakang, kemudian lanjut RT 06, kemudian terakhir langsung di RT 07, dan yang terakhir yang paling parah ini adalah jalan utama ya, yang lebarnya kebetulan juga hampir 7 meter,” ujarnya.
Realisasi pembangunan jalan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Ahmad menilai pembangunan menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi karena telah merealisasikan aspirasi warga Bumi Sari Permai.
> “Makanya saya selaku Ketua RW dan atas nama warga Bumi Sari Permai mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Haji Budi Rustandi sebagai Wali Kota Serang yang telah merealisasikan, menginisiasi, dan melaksanakan pembangunan jalan di Bumi Sari Permai,” katanya.
Namun, pembangunan jalan belum menjadi akhir dari penantian warga. Masyarakat masih berharap sejumlah kebutuhan fasilitas dasar lainnya turut mendapatkan perhatian pemerintah.
Salah satunya adalah Posyandu. Ahmad mengungkapkan, sejak perumahan tersebut berdiri pada 1995, kawasan Bumi Sari Permai belum memiliki bangunan Posyandu sendiri.
Selama ini, kegiatan Posyandu seperti penimbangan bayi dan pemeriksaan kesehatan masyarakat dilakukan di area lapangan bulu tangkis yang merupakan ruang terbuka.
> “Jadi selama ini ketika menimbang bayi, kemudian juga memeriksa pasien, itu hanya di lapangan bulu tangkis, tempat area terbuka, jadi enggak punya,” katanya.
Kebutuhan pembangunan Posyandu tersebut telah disampaikan kepada Wali Kota Serang dalam pertemuan bersama warga.
Bagi masyarakat Bumi Sari Permai, pembangunan jalan menjadi awal perubahan setelah puluhan tahun menunggu. Dengan waktu pengerjaan 60 hari kalender, warga berharap akses lingkungan menjadi lebih nyaman dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Kini, setelah jalan mulai tersentuh pembangunan, warga berharap kebutuhan dasar lainnya, termasuk fasilitas Posyandu, juga dapat segera masuk dalam agenda pembangunan berikutnya.






