Nasional

Kafilah Fakfak Disambut Meriah Bak Pahlawan, Berhasil Bawa Pulang Piala Bergilir MTQ XI Papua Barat 2026 Setelah 18 Tahun Penantian

3
×

Kafilah Fakfak Disambut Meriah Bak Pahlawan, Berhasil Bawa Pulang Piala Bergilir MTQ XI Papua Barat 2026 Setelah 18 Tahun Penantian

Sebarkan artikel ini

FAKFAK, Warganet – Isak tangis haru dan sorak gembira menyambut kedatangan Qafilah (Kafilah) Kabupaten Fakfak di Pelabuhan Fakfak. Menggunakan KMP Temi dari Kabupaten Kaimana, rombongan yang membawa pulang piala bergilir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 ini disambut hangat oleh Pemerintah Daerah dan lautan masyarakat, Selasa (7/7/2026).​

Setibanya di pelabuhan, Ketua Kafilah bersama seluruh peserta menggelar upacara penyambutan resmi bersama Pemerintah Daerah. Suasana semakin meriah saat acara dilanjutkan dengan pawai keliling kota, di mana piala bergilir diarak dan dibopong dengan penuh kebanggaan di hadapan warga Fakfak.​

Ketua Tim Kafilah Kabupaten Fakfak, Lut Masrur Kamudi, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Prestasi sebagai Juara Umum I ini merupakan momen bersejarah sekaligus akhir dari penantian panjang selama hampir dua dekade.​

”Prestasi ini merupakan penantian panjang selama 18 tahun yang akhirnya berakhir. Kafilah Kabupaten Fakfak berhasil meraih Juara Umum I pada MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Kaimana. Prestasi ini sekaligus mengembalikan kejayaan Fakfak setelah terakhir kali meraih gelar serupa pada tahun 2008 silam,” ujar Lut Masrur dengan penuh bangga.​

Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa para peserta dan official. Pj. Sekretaris Daerah Fakfak, Aroby Hindom, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk orang tua yang terus mengalirkan doa.​

”Mudah-mudahan apa yang kita peroleh hari ini dapat terus kita pertahankan ke depannya. Sekali lagi, atas nama Pemerintah Daerah, kami ucapkan terima kasih banyak atas prestasi yang sangat membanggakan seluruh masyarakat Fakfak ini,” tutur Aroby Hindom.​

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan sejarah baru bagi dunia keagamaan di Fakfak, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, (IB).