Pendidikan

Rehabilitasi Sekolah Pulau Sabira Berjalan, Hak Belajar Siswa Tetap Terpenuhi

9
×

Rehabilitasi Sekolah Pulau Sabira Berjalan, Hak Belajar Siswa Tetap Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

Pulauseribu, Warganet – Kegiatan belajar-mengajar bagi siswa di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, tetap berlangsung lancar meski untuk sementara dipindahkan ke sejumlah lokasi alternatif menyusul dimulainya persiapan rehabilitasi gedung sekolah. Langkah ini dilakukan agar hak belajar peserta didik tetap terpenuhi selama proses pembangunan berlangsung.

 

Kepala SDN Pulau Harapan 02 sekaligus Kepala SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira, Ispianah mengatakan, proses pengosongan ruang sekolah telah dilakukan sejak 21 Juli 2026 agar pelaksanaan rehabilitasi gedung dapat segera dimulai.

 

“Sejak tanggal 21 Juli kemarin siswa sudah belajar di lokasi sementara. Untuk jenjang SD dan SMP kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan di rumah singgah yang berada di teras masjid,” ujarnya, Senin (27/07/2026).

 

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak pelaksana, pembongkaran gedung sekolah dijadwalkan dimulai pada 3 Agustus 2026 sebagai tahap awal proses pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih layak.

 

“Insyaallah, menurut informasi dari pemborong, tanggal 3 Agustus tim akan datang untuk memulai pembongkaran gedung sekolah,” katanya.

 

Selama masa rehabilitasi, seluruh kegiatan belajar tetap berlangsung dengan penyesuaian lokasi. Sebanyak 36 siswa SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira mengikuti pembelajaran di rumah singgah, terdiri dari lima siswa kelas VII, 18 siswa kelas VIII, dan 13 siswa kelas IX.

 

Sementara itu, sebanyak 63 siswa SDN Pulau Harapan 02 juga tetap mengikuti kegiatan belajar di lokasi yang telah disiapkan. Adapun 31 peserta didik Satuan PAUD Sejenis (SPS) menjalani pembelajaran di lokasi RW setempat agar proses pendidikan anak usia dini tetap berjalan optimal.

 

“Seluruh tenaga pendidik berkomitmen menjaga kualitas pembelajaran selama masa pembangunan berlangsung sehingga siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan secara maksimal,” ucap Ispianah.

 

Menanggapi hal ini, salah seorang siswa SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira, Rizky, mengaku tetap antusias mengikuti kegiatan belajar meski harus menggunakan fasilitas sementara.

 

“Kami tetap semangat belajar walaupun sekarang belajarnya di rumah singgah. Semoga pembangunan sekolah cepat selesai supaya kami bisa belajar lagi di gedung yang baru dan lebih nyaman,” ungkapnya.

 

Rehabilitasi gedung sekolah di Pulau Sabira diharapkan dapat menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih representatif, sehingga mendukung proses belajar-mengajar yang semakin nyaman, aman, dan berkualitas bagi para siswa di wilayah Kepulauan Seribu.