Makassar, Warganet – Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, menjadi salah satu andalan Pemerintah Kota Makassar dalam Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kelurahan tersebut menjalani verifikasi lapangan sebagai bagian dari tahapan penilaian untuk mewakili Kota Makassar dalam ajang tersebut.
Mengutip laman resmi Pemerintah Kota Makassar, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Munafri optimistis Kelurahan Gunung Sari mampu memberikan hasil terbaik dan melangkah hingga tingkat nasional. Menurutnya, kesiapan kelurahan tersebut didukung oleh berbagai inovasi serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Verifikasi lapangan dipimpin Ketua Tim Penilai Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, dan disambut langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Rangkaian penilaian diawali dengan pemaparan profil dan inovasi Kelurahan Gunung Sari. Tim penilai kemudian melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen penilaian dengan kondisi di lapangan.
Melinda mengatakan, keberhasilan sebuah kelurahan tidak hanya dilihat dari kelengkapan administrasi maupun inovasi yang dimiliki, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, mandiri, dan berdaya.
“TP PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di tingkat kelurahan melalui pemberdayaan keluarga. Ketika keluarga menjadi kuat, lingkungan akan tumbuh lebih sehat, masyarakat semakin mandiri, dan berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya. Senin (27/7)
Menurutnya, berbagai program PKK di Kelurahan Gunung Sari, mulai dari peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, menjadi indikator yang memperkuat kualitas kelurahan.
Ia menilai semangat gotong royong dari kader PKK, RT/RW, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan yang semakin baik.
“Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat. Karena itu, semangat kolaborasi ini harus terus dipertahankan, bukan hanya untuk menghadapi lomba, tetapi menjadi budaya dalam membangun kelurahan yang maju dan berkualitas,” katanya.
Melinda berharap Kelurahan Gunung Sari dapat meraih hasil terbaik pada penilaian tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional.
“Harapan kami tentu Gunung Sari dapat melangkah hingga tingkat nasional dan membawa nama baik Kota Makassar serta Sulawesi Selatan. Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat tidak pernah berhenti,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Saleh mengapresiasi kesiapan Kelurahan Gunung Sari setelah melakukan verifikasi lapangan.
Menurutnya, Gunung Sari menunjukkan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari ketahanan ekonomi, ketahanan sosial, hingga inovasi yang dikembangkan masyarakat.
Hasil penilaian tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan diumumkan pada 31 Juli 2026. Kelurahan yang meraih peringkat pertama akan mewakili Sulawesi Selatan pada lomba regional Sulawesi-Kalimantan sebelum melanjutkan ke tahapan verifikasi Kementerian Dalam Negeri pada awal Agustus mendatang.
Selain verifikasi lapangan, jajaran TP PKK Kota Makassar juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung di Kecamatan Rappocini, seperti Rumah Dilan, Kebun Aku Hatinya PKK, Rumah Pangan, serta kelengkapan administrasi PKK.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program PKK berjalan baik, terdokumentasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan dukungan inovasi dan kolaborasi warga, Pemerintah Kota Makassar berharap Kelurahan Gunung Sari mampu menjadi contoh kelurahan unggul sekaligus membawa nama baik Kota Makassar di tingkat nasional.







