Medan, Warganet – Kesultanan Deli kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan. Menjelang pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli pada 27 Agustus 2026, Pemko Medan menyatakan siap memberikan dukungan untuk menjaga warisan sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari identitas Kota Medan.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Sultan Deli XIV, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (15/8/2026).
Melansir dari Dinas Kominfo Kota Medan, Rico Waas mengatakan Pemko Medan siap mendukung kelancaran seluruh rangkaian Kenduri Diraja Negeri Deli. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan Kesultanan Deli sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kota Medan.
“Kami mendukung penuh kegiatan Kenduri Diraja Negeri Deli. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi keberadaan Kesultanan Deli serta masyarakat Kota Medan,” ujar Rico.
Menurut Rico, pemerintah tetap menghormati kewenangan internal Kesultanan Deli. Namun, Pemko Medan memiliki tanggung jawab moral dan daerah untuk ikut memperkuat keberadaan warisan sejarah tersebut.
Salah satu bentuk dukungan itu dilakukan melalui revitalisasi kawasan bersejarah Taman Sri Deli. Pemko Medan memastikan penataan kawasan tersebut tetap mempertahankan nilai heritage dan statusnya sebagai cagar budaya.
“Kami memastikan penataan Taman Sri Deli yang berlangsung tahun ini tetap mempertahankan nilai heritage dan statusnya sebagai cagar budaya, sehingga menjadi ruang publik yang makin indah tanpa kehilangan karakter sejarahnya,” katanya.
Tak hanya Taman Sri Deli, Rico juga mendorong agar Istana Maimun mendapat perhatian lebih luas hingga tingkat nasional. Pemko Medan siap menjadi penghubung dan membantu menyiapkan kebutuhan pendukung, sementara keputusan serta konsep pembangunan tetap berada di tangan Kesultanan Deli.
Ia berharap penguatan kawasan Kesultanan Deli nantinya tidak hanya menjaga sejarah, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata budaya di Kota Medan.
“Komunikasikan berbagai kebutuhan penguatan kesultanan ke tingkat yang lebih luas agar Kesultanan Deli kian berkembang dan menjadi daya tarik wisata budaya,” pungkas Rico.
Sementara itu, Sultan Deli XIV secara langsung mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri puncak Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.
Acara tersebut akan diisi dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Sultan Deli XIV.
Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Kenduri Diraja diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengenalkan jejak Kesultanan Deli kepada generasi muda sekaligus memperkuat posisi sejarah dan budaya Medan.







