Olahraga

Harukaze Open Vol. 2, Jalan Go-Kasi Sumsel Cetak Karateka Masa Depan

10
×

Harukaze Open Vol. 2, Jalan Go-Kasi Sumsel Cetak Karateka Masa Depan

Sebarkan artikel ini

Palembang, Warganet – Kejuaraan Karate Harukaze Open Vol. 2 Piala Bergilir Wali Kota Palembang Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi yang digelar Goju Ryu Karate-Do Shinbunkan Indonesia (Go-Kasi) Sumatera Selatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencetak karateka muda potensial untuk masa depan.

Kejuaraan bergengsi ini resmi dibuka di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 15 kontingen dari berbagai daerah ambil bagian dalam kompetisi, termasuk kontingen dari Provinsi Bengkulu.

Ketua Pelaksana Harukaze Open Vol. 2, Dedi Irawan, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para karateka untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan melalui pertandingan secara langsung.

Kompetisi ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas tatami dengan tetap mengedepankan sportivitas.

Ketua Umum Go-Kasi Sumatera Selatan, Drs. Gunantien, TP., M.Pd., mengatakan Harukaze Open tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan sekaligus upaya menemukan bibit-bibit karateka yang memiliki potensi untuk berkembang ke jenjang prestasi yang lebih tinggi.

“Kejuaraan ini kita laksanakan untuk mempererat tali silaturahmi antarpadepokan sekaligus mencari bibit-bibit atlet yang berpotensi untuk berprestasi,” ujarnya.

Menurut Gunantien, kompetisi seperti Harukaze Open penting untuk memberikan pengalaman bertanding kepada atlet. Dari pertandingan tersebut, kemampuan, mental dan kesiapan atlet dapat terus diasah.

Ia berharap dari ajang tersebut muncul karateka-karateka muda yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah, tidak hanya di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga nasional hingga internasional.

Harukaze Open Vol. 2 sendiri bersifat open. Artinya, kesempatan mengikuti kompetisi terbuka bagi atlet maupun kontingen yang memenuhi ketentuan pertandingan yang telah ditetapkan penyelenggara.

Gunantien meminta seluruh atlet yang bertanding tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, prestasi menurutnya harus tetap berjalan beriringan dengan sportivitas.

“Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal, menunjukkan kemampuan terbaiknya, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Selain kesiapan bertanding, para atlet juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan. Hal itu penting mengingat rangkaian pertandingan berlangsung selama dua hari sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Sementara itu, kepada para juri dan wasit, penyelenggara menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan profesionalitas dalam memimpin setiap pertandingan.

Keputusan yang adil dan profesional dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan kompetisi yang sehat sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang positif bagi para karateka.

Harukaze Open Vol. 2 juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga karate di Sumatera Selatan. Meski belum seluruh kabupaten dan kota di Sumsel mengirimkan kontingen, penyelenggara berharap partisipasi daerah pada penyelenggaraan berikutnya dapat semakin luas.

Semakin banyak daerah yang terlibat, semakin besar pula ruang bagi karateka muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan menunjukkan potensinya.

Go-Kasi Sumatera Selatan yang didirikan oleh Kandang Alidras juga terus mendorong pengembangan olahraga karate melalui kegiatan pembinaan dan kompetisi.

Dengan memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Palembang, Harukaze Open Vol. 2 diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Dari tatami di Palembang, ajang ini diharapkan menjadi salah satu jalan lahirnya karateka-karateka muda berbakat yang mampu membawa nama Sumatera Selatan ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (Mat)