Olahraga

Mengapa Gerak Jalan 17 Kilometer Begitu Dinanti Warga Tanjungpinang?

7
×

Mengapa Gerak Jalan 17 Kilometer Begitu Dinanti Warga Tanjungpinang?

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang, Warganet – Ada yang berbeda dari perayaan kemerdekaan di Kota Tanjungpinang. Bukan hanya upacara dan perlombaan, masyarakat juga memiliki tradisi yang selalu dinanti setiap tahun: Gerak Jalan Proklamasi.

 

Pada Sabtu (22/8/2026), suasana itu kembali terasa ketika kategori 17 kilometer digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Sebanyak 188 regu dari berbagai kalangan ikut ambil bagian. Pelajar, instansi pemerintah, organisasi masyarakat hingga kelompok umum berjalan bersama menyusuri rute dari Terminal Sei Carang menuju Tugu Sirih di kawasan Tepi Laut.

 

Di sepanjang rute, warga turut keluar memberikan dukungan. Ada yang sekadar menyaksikan, ada pula yang ikut merasakan kemeriahan dari tradisi yang telah menjadi bagian dari suasana kemerdekaan di Tanjungpinang.

 

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan Gerak Jalan Proklamasi tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga ataupun perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam memaknai kemerdekaan.

 

“Gerak Jalan Proklamasi ini selalu dinanti masyarakat. Bukan hanya karena semaraknya, tetapi karena di dalamnya ada semangat perjuangan, kebersamaan dan gotong royong,” ujar Lis.

 

Bagi pemerintah kota, jarak 17 kilometer bukan sekadar angka. Perjalanan panjang tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, berinteraksi dan merayakan kemerdekaan bersama.

 

Lis juga mengajak peserta menjaga sportivitas, kesehatan dan keselamatan selama mengikuti kegiatan. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi cara untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang Ruli Friady menyebut Gerak Jalan Proklamasi merupakan olahraga masyarakat yang selalu mendapat respons luar biasa.

 

Menurutnya, persiapan dilakukan bersama sejumlah instansi, mulai dari penyiapan jalur, pengamanan, layanan kesehatan hingga fasilitas pendukung agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman.

 

Tradisi itu pun belum berakhir. Setelah kategori 17 kilometer, Gerak Jalan Proklamasi kategori 8 kilometer dijadwalkan berlangsung pada Minggu (23/8/2026).

 

Sementara kategori 45 kilometer akan digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 29–30 Agustus 2026.

 

Pada akhirnya, daya tarik Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang bukan hanya soal siapa yang paling cepat sampai garis akhir. Di sepanjang 17 kilometer itu, masyarakat menemukan ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi dan merayakan kemerdekaan dengan cara yang telah menjadi tradisi.

 

Itulah yang membuat Gerak Jalan Proklamasi terus dinanti.