Sosial dan Psikologi

Ditemukan Terlantar di Terminal Keudah, Lansia Asal Tapaktuan Kini Mendapat Perawatan Medis

6
×

Ditemukan Terlantar di Terminal Keudah, Lansia Asal Tapaktuan Kini Mendapat Perawatan Medis

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh, Warganet – Seorang lansia berinisial YR, sekitar 65 tahun, ditemukan terlantar di kawasan Terminal Keudah, Kota Banda Aceh. Lansia asal Tapaktuan tersebut kini mendapatkan penanganan medis setelah Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Banda Aceh turun tangan.

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, Senin (10/8/2026), YR sebelumnya ditemukan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh di kawasan Terminal Keudah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, TRC Dinas Sosial Kota Banda Aceh melakukan penjangkauan dan asesmen terhadap kondisi YR. Setelah dilakukan koordinasi dan penelusuran, YR kemudian dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh di kawasan Lamjabat untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Sebelum dibawa ke rumah singgah, kondisi kesehatan YR diperiksa oleh petugas Puskesmas Keliling Kecamatan Baiturrahman. Setibanya di rumah singgah, pemeriksaan kembali dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Meuraxa.

Hasil pemeriksaan menunjukkan YR membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Dinas Sosial Kota Banda Aceh kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merujuk YR ke Rumah Sakit Meuraxa guna memperoleh perawatan dan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya.

Selain memastikan akses layanan kesehatan, TRC Dinas Sosial Kota Banda Aceh juga melakukan penelusuran terhadap keluarga YR di Tapaktuan. Koordinasi dengan pihak keluarga telah dilakukan sebagai bagian dari upaya reunifikasi.

Setelah kondisi kesehatan YR membaik dan dinyatakan memungkinkan untuk dipulangkan, Dinas Sosial Kota Banda Aceh akan memfasilitasi proses reunifikasi YR dengan keluarganya di daerah asal.

Dinas Sosial Kota Banda Aceh melalui TRC terus memberikan pelayanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya kelompok rentan seperti lansia terlantar, melalui penjangkauan, pemenuhan kebutuhan dasar, akses layanan kesehatan, serta upaya reunifikasi dengan keluarga.