Pendidikan

Kuota Penerimaan Siswa Baru MAN 3 Palembang Terisi Penuh, Keseimbangan Prestasi Akademik dan Keagamaan Jadi Daya Tarik

3
×

Kuota Penerimaan Siswa Baru MAN 3 Palembang Terisi Penuh, Keseimbangan Prestasi Akademik dan Keagamaan Jadi Daya Tarik

Sebarkan artikel ini

Palembang, Warganet – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang mengawali tahun pelajaran 2026/2027 dengan kegiatan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) yakni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Madrasah (MPLS/Matsama) bagi siswa baru.

Kegiatan yang berlangsung pada 13-15 Juli 2026 tersebut diikuti lebih dari ratusan siswa baru. Mengusung tema “IGNITE: Inspiring Generation to Navigate Innovation, Talent, and Excellence”, kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat lingkungan madrasah, program pendidikan, hingga berbagai pilihan pengembangan minat dan bakat.

Wakil Kepala Bidang Humas MAN 3 Palembang, H. Andarusni Alfansyur, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut diawali dengan penutupan masa pengenalan lingkungan sekolah dan madrasah bagi siswa baru.

“Untuk kegiatan ini, kami mengawali dengan masa pengenalan lingkungan sekolah dan madrasah bagi siswa baru. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan siswa,” ujar Andarusni, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, selama kegiatan berlangsung, siswa mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari pengenalan program Sistem Kredit Semester (SKS), program unggulan madrasah, pembinaan kedisiplinan, hingga pengenalan budaya dan tata tertib di lingkungan MAN 3 Palembang.

Selain itu, terdapat kegiatan ekskul yang menjadi bagian dari rangkaian program pada 13-15 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman baru kepada peserta didik.

MAN 3 Palembang sendiri menyediakan berbagai program unggulan untuk mendukung potensi siswa, di antaranya Madrasah Akademik, Madrasah Riset, Keagamaan/Tahfidz, Keterampilan, Bilingual, SKS, hingga Boarding School.

Tidak hanya fokus pada bidang akademik, MAN 3 Palembang juga terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan prestasi, serta kegiatan keagamaan.

Andarusni mengatakan, seluruh siswa baru diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler selama masa pengenalan lingkungan madrasah. Hal itu dilakukan agar peserta didik dapat mengenali sekaligus memilih bidang yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

“Di MAN 3 Palembang, siswa tidak hanya fokus belajar di kelas. Kami memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk pembinaan keagamaan dan Olimpiade. Semua itu menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan kemampuan siswa,” ujarnya.

Kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti peserta didik diperkenalkan kepada siswa baru agar mereka mengetahui berbagai pilihan sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Ya, jadi kami memiliki kegiatan ekstrakurikuler. Seluruh ekstrakurikuler itu kami perkenalkan kepada peserta didik baru agar mereka mengetahui pilihan yang tersedia. Masing-masing ekskul juga menampilkan atau mempromosikan kegiatannya untuk menarik minat siswa, sehingga mereka bisa menentukan ingin bergabung dengan ekskul yang mana. Karena setiap siswa wajib mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Selain kegiatan ekstrakurikuler, MAN 3 Palembang juga memberikan pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki minat dan potensi di bidang akademik maupun prestasi lainnya.

“Selain itu, ada juga pembinaan untuk kegiatan seperti Olimpiade dan program-program prestasi lainnya,” tambah Andarusni.

Saat ditanya mengenai ekstrakurikuler yang paling banyak diminati siswa, Andarusni menyebut bidang olahraga, khususnya futsal, menjadi salah satu pilihan favorit.

“Kalau di kami, yang paling diminati adalah ekstrakurikuler olahraga, terutama futsal. Biasanya pada hari pertama pendaftaran, lapangan sampai penuh karena banyak siswa yang ingin bergabung,” ungkapnya.

Sementara di bidang akademik, pembinaan Olimpiade menjadi salah satu kegiatan yang cukup banyak diminati peserta didik.

“Sementara untuk bidang akademik, yang paling banyak diminati adalah pembinaan Olimpiade. Itu juga cukup banyak diikuti oleh para siswa,” katanya.

Menurutnya, madrasah memberikan perhatian besar terhadap keseimbangan antara prestasi akademik dan pendidikan agama. Hal tersebut menjadi salah satu alasan tingginya kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di MAN 3 Palembang.

Tingginya kepercayaan tersebut terlihat dari penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2026/2027. Andarusni menyebut minat masyarakat terhadap MAN 3 Palembang masih tinggi, dengan kuota siswa terisi 100 persen dan tidak mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, jika dilihat dari jumlah peserta didik baru yang masuk, tahun ini tidak ada penurunan. Artinya, minat masyarakat masih sangat tinggi. Bahkan, kami masih harus menolak sekitar 100 persen calon peserta didik yang mendaftar.” jelasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kami tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan siswa baru. Mungkin salah satu alasannya karena madrasah ini memiliki keunggulan, yakni mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan pendidikan agama.

Jadi, anak-anak di sini tidak hanya mendapatkan pembelajaran ekstrakurikuler, tetapi juga pembinaan keagamaan yang lebih mendalam.

“Dengan demikian, selain berkembang dari sisi akademik, mereka juga memiliki bekal keagamaan yang baik. Mungkin itulah yang membuat para orang tua tetap percaya dan mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami. Alhamdulillah, sampai tahun ini jumlah peminat tetap tinggi dan tidak mengalami penurunan,” bebernya.

Terkait prestasi siswa untuk tahun ini masih ada beberapa hal yang menjadi catatan untuk terus diperbaiki. “Alhamdulillah dalam dua tahun terakhir kami mampu mempertahankan berbagai prestasi yang diraih siswa,” ujarnya.

“Tahun ini juga ada sejumlah siswa berprestasi di tingkat nasional maupun daerah. Dari ekstrakurikuler Paskibra, misalnya, lima siswa terpilih di tingkat kota dan satu siswa berhasil lolos ke tingkat provinsi,” sambungnya.

Menurutnya di bidang Olimpiade tetap dipertahankan. Walaupun jumlahnya belum banyak. “Kami bersyukur capaian tersebut tetap ada. Untuk kegiatan seperti Paskibra maupun OSN, persaingannya memang cukup berat,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, tahun ini kami tetap mampu meraih prestasi hingga tingkat provinsi. Insya Allah ke depan prestasi tersebut tidak akan menurun. Kami akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan dalam perencanaan agar capaian siswa semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan dunia pendidikan dan dunia kerja saat ini tidak lagi hanya melihat nilai rapor. Kemampuan nonakademik atau soft skill juga menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan keberhasilan seseorang.

“Prestasi di luar akademik, kemampuan berorganisasi, kepemimpinan, komunikasi, hingga pengalaman mengikuti berbagai kegiatan menjadi nilai tambah bagi siswa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Ke depan, MAN 3 Palembang berharap kualitas lulusan terus meningkat, termasuk semakin banyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi favorit.

Andarusni menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan hanya dapat terwujud melalui sinergi antara guru, peserta didik, dan lingkungan madrasah.

“Guru yang berkualitas akan melahirkan siswa yang berkualitas. Sebaliknya, siswa yang memiliki semangat belajar juga membutuhkan dukungan guru yang kompeten. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kualitas guru, peserta didik, dan lingkungan madrasah agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (Mira)