Dumai, Warganet – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Dumai. Dua sekolah di daerah tersebut berhasil terpilih mewakili Provinsi Riau dalam ajang Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna Tingkat Nasional Tahun 2026.
Dua sekolah yang dipercaya membawa nama Riau itu yakni SD Negeri 026 Sukajadi untuk jenjang sekolah dasar dan SMP Negeri 3 Kota Dumai untuk jenjang sekolah menengah pertama.
Melansir laman resmi Pemerintah Kota Dumai, Selasa (11/8/2026), kepastian kedua sekolah tersebut menjadi wakil Riau tertuang dalam Surat Nomor 749/PD.04/J4/2026 tentang Pengumuman Hasil Seleksi Presentasi dan Wawancara Apresiasi SSK Paripurna Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang diterbitkan pada 23 Juli 2026.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Dumai. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Dumai, Maini Asna, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan SD Negeri 026 Sukajadi dan SMP Negeri 3 Dumai melangkah ke tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen sekolah serta kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi Kota Dumai. Lolosnya SD Negeri 026 Sukajadi dan SMP Negeri 3 Kota Dumai membuktikan bahwa edukasi kependudukan di daerah kita berjalan dengan optimal,” ujar Maini Asna.
Ia berharap kedua sekolah tersebut mampu memberikan penampilan terbaik pada tahapan penilaian tingkat nasional sekaligus membawa nama Kota Dumai dan Provinsi Riau semakin dikenal.
“Harapan kami kedua sekolah ini dapat memberikan performa terbaik di tingkat nasional sehingga mampu membawa harum nama Kota Dumai dan Provinsi Riau,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Kota Dumai, Dian Pratiwi, menjelaskan bahwa program SSK memiliki peran penting dalam mengenalkan isu kependudukan kepada generasi muda sejak dini.
Melalui program tersebut, materi mengenai kependudukan tidak hanya disampaikan sebagai pengetahuan tambahan, tetapi diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Melalui SSK, materi kependudukan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Keberhasilan menembus tingkat nasional ini menunjukkan kesiapan serta kerja keras seluruh civitas sekolah,” tutur Dian.
DPPKB Kota Dumai juga memastikan pendampingan akan terus diberikan kepada kedua sekolah tersebut dalam menghadapi tahapan penilaian nasional.
Keberhasilan SD Negeri 026 Sukajadi dan SMP Negeri 3 Dumai diharapkan menjadi pemicu bagi sekolah lainnya untuk ikut mengembangkan program Sekolah Siaga Kependudukan.
Program tersebut dinilai dapat menjadi salah satu upaya membentuk generasi muda yang lebih memahami persoalan kependudukan, pembangunan keluarga serta tantangan pembangunan di masa depan.
Dengan melajunya dua sekolah tersebut ke tingkat nasional, Kota Dumai kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa pendidikan kependudukan dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah sekaligus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang berkualitas.






