Warganet – Forum Komite SMA, SMK, dan SLB Sumatera Selatan (FK-S4) mempercepat langkah persiapan menjelang pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan pada 22 April 2026. Konsolidasi internal dilakukan melalui rapat pemantapan di sekretariat FK-S4, Rabu (15/4/2026), guna memastikan seluruh tahapan berjalan terencana dan terkoordinasi.
Rapat tersebut dipimpin Ketua FK-S4 Sumsel Suparman Romans, didampingi Sekretaris Sapardi dan Bendahara Zulkarnain. Dalam forum itu, panitia merampungkan struktur kepanitiaan sekaligus mengevaluasi kesiapan teknis dan administrasi pelaksanaan acara.
Suparman menegaskan, setiap bidang dalam kepanitiaan telah mulai menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Menurut dia, langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi kendala pada hari pelantikan.
“Seluruh proses harus disusun secara matang sejak awal agar pelaksanaan berjalan tertib, efektif, dan sesuai rencana,” ujarnya.
Pelantikan direncanakan berlangsung di Atrium Bina Praja, Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Namun, kepastian penggunaan lokasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Selain fokus pada persiapan acara, FK-S4 juga menegaskan komitmennya memperkuat peran organisasi sebagai wadah strategis komite sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB di Sumatera Selatan. Forum ini diharapkan mampu menjadi ruang koordinasi kebijakan sekaligus memperkuat posisi komite sebagai mitra sekolah.
Usai pelantikan, FK-S4 akan menggelar rapat koordinasi dan rapat kerja untuk menyusun program prioritas. Salah satu agenda utama adalah peningkatan pemahaman terhadap regulasi, khususnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.
Menurut Suparman, kesamaan persepsi terhadap regulasi menjadi kunci dalam menjalankan fungsi komite secara optimal dan menghindari potensi persoalan hukum.
“Pemahaman aturan yang utuh akan membuat peran komite lebih efektif dan tidak menimbulkan polemik,” katanya.
FK-S4 juga membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk media, aktivis, dan lembaga swadaya masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip verifikasi informasi sebelum dipublikasikan.
Di sisi lain, organisasi ini berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, termasuk kehadiran gubernur dalam pelantikan mendatang, sebagai bentuk sinergi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal memperkuat ekosistem pendidikan secara berkelanjutan,” ujar Suparman. (As)







