Tasikmalaya, Warganet – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meninjau Kampung Binaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pemanfaatan lahan pekarangan oleh kelompok wanita tani dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA mengapresiasi peran perempuan yang dinilai menjadi penggerak di tingkat masyarakat dalam mengelola potensi lokal, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan pangan.
“Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto selalu menekankan pentingnya kedaulatan pangan. Hal tersebut adalah fondasi penting bagi sebuah negara dan harus diterjemahkan sampai tingkat paling bawah, mulai dari keluarga, RT, RW, hingga desa/kelurahan. Di tempat ini perempuan hadir sebagai agen perubahan, mulai dari mengelola potensi lokal, menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat jejaring sosial, sekaligus menjadi bagian dari solusi pembangunan di tingkat komunitas,” ujar Menteri PPPA.
Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan seperti yang dilakukan di Kelurahan Cikalang bukan sekadar kegiatan menanam atau bertani. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya membangun kemandirian ekonomi perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, menggerakkan kewirausahaan masyarakat, serta mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kemandirian bangsa dimulai dari tingkat desa atau kelurahan. Jika pemenuhan kebutuhan pangan di seluruh desa bisa dipenuhi oleh warganya sendiri, maka secara berjenjang kecamatan dan kabupaten/kota juga akan mandiri. Inilah cita-cita Bapak Presiden yang harus kita wujudkan bersama,” katanya.
Menteri PPPA juga menilai Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang menjadi contoh baik dalam membangun kerukunan antarwarga. Menurutnya, kegiatan para perempuan di kampung tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk memberikan edukasi mengenai isu gender, pencegahan kekerasan, hingga pengasuhan positif.
“Terlebih saat ini banyak kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat. Perkumpulan seperti Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang ini dapat menjadi ruang untuk saling menjaga perempuan dan anak-anak kita,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu kader Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang, Ike, mengatakan pemanfaatan lahan pekarangan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan keterlibatan perempuan dalam menambah pendapatan keluarga, hasil panen juga dimanfaatkan untuk membantu pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.
“Melalui kegiatan ini, keterlibatan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga lewat pemanfaatan lahan pekarangan sangat terasa. Selain itu, meningkatkan gizi untuk anak balita karena kami juga mendistribusikan hasil tani kepada ibu hamil dan balita yang gizinya kurang. Betul-betul dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi warga sekitar,” ungkap Ike.







