Peristiwa

Tak di Aula, Bupati Egi Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

6
×

Tak di Aula, Bupati Egi Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Sebarkan artikel ini

Lampung Selatan, Warganet – Ada pemandangan berbeda dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Alih-alih digelar di aula pemerintahan, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama memilih kawasan Underpass Flyover Natar sebagai lokasi pelantikan 12 pejabat pimpinan tinggi pratama, Rabu (5/8/2026).

Di tengah aktivitas Pasar Natar yang dipenuhi pedagang dan lalu lalang kendaraan, prosesi pelantikan tetap berlangsung khidmat. Lokasi tersebut dipilih bukan sekadar menghadirkan suasana berbeda, tetapi sebagai simbol bahwa birokrasi harus hadir lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Melansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (5/8/2026), Bupati Egi menegaskan pelantikan di ruang terbuka itu menjadi pengingat bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan memahami kondisi riil masyarakat, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial.

“Tentu ini bukan hanya sebuah seremonial. Saya tidak ingin ini hanya menjadi sebuah apresiasi atau penghargaan, tetapi melahirkan tanggung jawab, melahirkan kewajiban bagaimana kondisi riil di tengah-tengah masyarakat,” ujar Egi.

Menurutnya, seluruh penyelenggara pemerintahan, mulai dari kepala daerah, anggota DPRD hingga pejabat perangkat daerah, memperoleh amanah dari masyarakat yang menaruh harapan besar terhadap perubahan dan kemajuan daerah.

Egi juga mengajak para pejabat memaknai suasana Pasar Natar secara utuh. Aroma sampah, aktivitas perdagangan, hingga dinamika kehidupan masyarakat yang mereka rasakan sebelum pelantikan disebutnya sebagai gambaran nyata kondisi yang harus dipahami sebelum menyusun maupun menjalankan kebijakan.

Ia mengingatkan bahwa aparatur sipil negara memiliki kepastian penghasilan setiap bulan, berbeda dengan para pedagang kecil yang menggantungkan rezeki dari hasil jualan harian. Karena itu, pejabat diminta memiliki empati dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.

“Kalau kita setiap bulan hak kita sudah pasti, gaji sudah pasti. Tapi lihat pedagang di depan kita, mereka belum tentu hari ini dapat rezeki, besok pun belum tentu. Nah, inilah yang harus menjadi nurani kita bersama, bahwa hati kita ada di mereka,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Bupati Egi mengingatkan bahwa jabatan hanyalah titipan yang dapat diambil kapan saja. Oleh sebab itu, setiap amanah harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dengan berlandaskan tiga prinsip, yakni tumbuh, berdampak, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi melantik 12 pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Selain itu, ia juga memberikan tugas tambahan kepada dua pejabat struktural sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan.