GAYO LUES, Warganet – Bupati Gayo Lues Suhaidi menghadiri acara penutupan program USK Mengabdi 2026 yang dilaksanakan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengabdi untuk Pulih, Bergerak untuk Bangkit”.
Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Senin (20/7/2026), Bupati Suhaidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa serta dosen USK yang telah memilih Desa Agusen sebagai lokasi pengabdian.
Menurutnya, Desa Agusen merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues beberapa waktu lalu, sehingga kehadiran mahasiswa dinilai memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami yakin sumbangsih tenaga, waktu, dan pikiran adik-adik mahasiswa sangat berharga bagi masyarakat Desa Agusen. Semoga Allah membalas dengan kesuksesan atas pengabdian yang telah diberikan,” ujar Suhaidi.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan program Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam mengembangkan komoditas unggulan daerah, yakni kopi dan kakao, sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat pascabencana.
Acara penutupan USK Mengabdi 2026 diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Pemerintah Desa Agusen kepada Tim USK Mengabdi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka selama melaksanakan pengabdian di desa tersebut.






