Pariwisata

4 Spesies Kelelawar Menghuni Goa Padayo, Destinasi Wisata Unik di Padang

8
×

4 Spesies Kelelawar Menghuni Goa Padayo, Destinasi Wisata Unik di Padang

Sebarkan artikel ini

Padang, Warganet – Goa Kelelawar Padayo di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menyimpan potensi wisata alam yang cukup unik. Kawasan yang berada di Kompleks PT Semen Padang tersebut menjadi habitat bagi sedikitnya empat spesies kelelawar aktif.

 

Potensi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Padang karena kawasan ini tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga memiliki formasi batuan yang menarik untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi.

 

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Padang, Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau langsung kawasan Goa Kelelawar Padayo di Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (29/8/2026).

 

Peninjauan tersebut turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, jajaran Pokdarwis, perwakilan PT Semen Padang, serta sejumlah pihak terkait.

 

Fadly Amran menilai Goa Kelelawar Padayo memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam berbasis edukasi geologi.

 

Selain keberadaan empat spesies kelelawar aktif, formasi batuan di dalam goa juga dinilai cukup lengkap dan dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai geologi serta proses pembentukan gua.

 

“Formasi-formasi batu ini cukup lengkap di sini. Ibaratnya tadi disebut textbook quality. Artinya, kita bisa belajar tentang cave opening dan berbagai formasi batuan yang kebanyakan bisa kita lihat di sini,” ujar Fadly.

 

Meski pengembangan fasilitas wisata terus didorong, Fadly menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keasrian habitat asli di dalam kawasan goa.

 

“Saya tadi menitipkan kepada Pokdarwis, pastikan setiap pembangunan yang dilakukan ke depan tetap menjaga kelestarian dan keasrian goa, serta tidak mengganggu habitat asli Goa Kelelawar ini,” katanya.

 

Menurut Fadly, pengembangan Goa Kelelawar Padayo sejalan dengan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Jelajah Padang yang berfokus pada pengembangan potensi wisata.

 

Goa Padayo Disiapkan untuk Wisata Minat Khusus

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan pembenahan fisik kawasan Goa Kelelawar Padayo telah berjalan sejak 2025.

 

Sejumlah fasilitas telah dan akan dikembangkan, mulai dari penerangan, jalan, saung hingga jalur minat khusus.

 

“Kita akan membenahi jalur di dalam kawasan goa. Selain itu, kawasan ini juga akan kita kembangkan untuk wisata minat khusus, seperti panjat tebing,” terang Yenni.

 

Penataan kawasan juga mencakup pemasangan petunjuk arah dan CCTV. Sementara di luar kawasan goa, Pemko Padang merencanakan pembangunan camping ground.

 

Akses Jalan Baru Disiapkan

Pemko Padang juga tengah mengupayakan pembukaan akses jalan baru yang lebih independen menuju Goa Kelelawar Padayo.

 

Rencana tersebut dilakukan agar wisatawan nantinya tidak perlu lagi melintasi kawasan operasional PT Semen Padang untuk mencapai lokasi wisata.

 

“Lahan untuk pembukaan akses tersebut telah disiapkan. Selanjutnya, untuk anggaran pembangunan jalan akan kita upayakan bersama melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang,” jelas Yenni.

 

Dengan pengembangan tersebut, Goa Kelelawar Padayo diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata alam unik di Kota Padang yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam, edukasi geologi, wisata minat khusus, dan keberadaan habitat kelelawar.