Palembang, Warganet – Yayasan Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an (PTNQ) Palembang kembali membuka penerimaan santri baru gelombang kedua dengan kuota terbatas. Menariknya, sekitar setengah dari kuota yang tersedia diperuntukkan bagi santri yatim piatu dan dhuafa yang dapat menempuh pendidikan secara gratis.
Pesantren yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Raya, Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang itu menyediakan kuota sebanyak 100 santri baru untuk jenjang SMP dan SMA pada tahun ajaran mendatang.
Pembina Yayasan PTNQ Palembang, Dr. Ir. H. Maulid Muhammad Iqbal, M.S., mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa melalui program pendidikan gratis yang telah berjalan selama ini.
“Kurang lebih porsinya 50 persen untuk santri khusus yatim piatu dan dhuafa, serta 50 persen untuk santri umum,” ujarnya, Minggu (7/6).
Menurutnya, keberadaan santri umum yang mengikuti pendidikan berbayar menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlangsungan program pendidikan gratis bagi anak-anak yang membutuhkan.
Melalui pola tersebut, PTNQ Palembang berupaya menghadirkan pendidikan tahfizh yang tidak hanya berorientasi pada kualitas pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai kepedulian sosial.
“Orang tua yang menyekolahkan anaknya di PTNQ Palembang berarti turut membantu pendidikan anak-anak yatim piatu dan dhuafa,” katanya.
Ia menjelaskan, pendaftaran gelombang kedua dibuka setelah kuota gelombang pertama terpenuhi. Meski demikian, pihak pesantren tidak berfokus pada jumlah santri, melainkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang diberikan.
“Kami tidak mengejar kuantitas, tetapi lebih mengutamakan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter santri,” jelasnya.
Sejak berdiri pada 2015, PTNQ Palembang telah melahirkan sejumlah santri penghafal Al-Qur’an serta terus mengembangkan fasilitas pendidikan. Saat ini pesantren telah terakreditasi B dan didukung berbagai sarana penunjang seperti ruang kelas ber-AC, laboratorium komputer dan sains, perpustakaan, lapangan olahraga, masjid, aula, hingga asrama santri.
Selain program santri mukim atau mondok, PTNQ juga menyediakan jalur nonmukim bagi santri yang berdomisili di Palembang dan sekitarnya. Program ini memungkinkan santri mengikuti pendidikan tanpa harus tinggal di asrama sehingga biaya pendidikan menjadi lebih terjangkau.
Pendaftaran gelombang kedua akan dibuka hingga menjelang tahun ajaran baru atau sekitar Agustus mendatang. Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia melalui nomor 0821-8256-3004 atau 0896-0153-9400. (*)






