Jakarta, Warganet – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban aparatur sipil negara (ASN) merupakan amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pejabat fungsional di lingkungan Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa amanah jabatan memiliki makna yang mendalam. Pertama, amanah merupakan kepercayaan yang diberikan dan harus dijaga sebaik-baiknya.
Kedua, amanah menuntut tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Ketiga, amanah adalah tanggung jawab yang tidak selalu mudah ditunaikan, namun harus dijalankan dengan ketulusan dan kesungguhan.
“Semua capaian adalah awal dari perjalanan panjang sebagai seorang profesional. Karena itu saya mengajak saudara-saudara sekalian senantiasa menjadikan amanah jabatan untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan bagi bangsa dan negara,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, pelantikan dan capaian jabatan bukanlah akhir perjalanan karier, melainkan titik awal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, para ASN diminta menjadikan pengabdian sebagai bagian dari komitmen profesional sekaligus bentuk ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan menghadirkan kinerja yang akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia berharap seluruh pegawai mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pemahaman tersebut, Kemendikdasmen berharap para ASN tidak hanya berorientasi pada jabatan, tetapi juga pada nilai pengabdian, profesionalisme, dan dedikasi untuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia.






