Kuliner

Drunk Baker Jadi Destinasi Baru Oleh-oleh Premium Kota Bandung

11
×

Drunk Baker Jadi Destinasi Baru Oleh-oleh Premium Kota Bandung

Sebarkan artikel ini

Bandung, Warganet – Kota Bandung kembali menghadirkan destinasi kuliner yang menjadi favorit wisatawan. Salah satunya adalah Drunk Baker, bakery yang menawarkan roti premium dengan tekstur lembut dan isian melimpah sehingga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Kota Bandung.

 

Leader Helper Drunk Baker, Fitri, menjelaskan bahwa nama Drunk Baker bukan bermakna negatif, melainkan menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan yang tinggi terhadap proses pembuatan roti.

 

“Penggunaan nama Drunk Baker itu untuk menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan yang tinggi terhadap proses pembuatan roti dan bakery,” kata Fitri di outlet pusat Drunk Baker, Sabtu (18/7/2026).

 

Berdiri sejak 2023, Drunk Baker terus menunjukkan perkembangan positif. Meski terbilang baru, bakery ini semakin diminati pelanggan, tidak hanya dari Kota Bandung, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara yang datang untuk menikmati sekaligus membawa pulang produknya sebagai buah tangan.

 

Beberapa menu andalan yang paling banyak diburu pelanggan antara lain Dirty Milo, Dirty Bun, dan Nutella Bomb. Ketiganya dikenal memiliki isian yang melimpah dengan bahan-bahan premium. Selain roti, Drunk Baker juga menawarkan aneka minuman, cookies, dan cake dengan harga mulai Rp28.000 hingga sekitar Rp60.000.

 

Menurut Fitri, salah satu keunggulan Drunk Baker terletak pada proses fermentasi adonan yang mencapai 12 jam sehingga menghasilkan tekstur roti yang lebih lembut dan cita rasa yang khas.

 

“Rotinya fresh karena langsung dibuat setiap hari. Adonannya diproses sekitar 12 jam sehingga hasilnya lebih lembut,” ujarnya.

 

Dalam sehari, Drunk Baker memproduksi sekitar 60 hingga 100 roti tawar, sementara berbagai jenis roti lainnya diproduksi segar setiap malam untuk menjaga kualitas produk.

 

Selain bakery, gerai ini juga menyediakan berbagai minuman favorit. Untuk kategori nonkopi, Lime Bomb dan Jasmine menjadi pilihan pelanggan, sedangkan Piena Kopi dan Peanut Butter Latte menjadi menu kopi terlaris.

 

Gerai pertama Drunk Baker berada di Kota Bandung dan kini telah berkembang dengan membuka cabang di kawasan Cihapit, Panaitan, hingga luar kota seperti Blok M dan BSD. Beberapa cabang baru juga menghadirkan area yang lebih luas agar pengunjung dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih nyaman.

 

Produk Drunk Baker juga tersedia melalui layanan pemesanan daring dengan berbagai promo yang rutin ditawarkan, seperti hadiah vanilla cream cake untuk pembelian tertentu dan penawaran menarik lainnya.

 

Fitri berharap Drunk Baker dapat terus berkembang dan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner sekaligus pilihan oleh-oleh premium khas Kota Bandung.

 

“Harapannya semoga terus maju dan semakin ramai sehingga makin banyak wisatawan yang datang ke Bandung dan mengenal Drunk Baker sebagai salah satu pilihan oleh-oleh,” tuturnya.