Kesehatan

Gratis 24 Jam, Layanan Kesehatan Mental JakCare Dipakai Hingga Luar Jakarta

7
×

Gratis 24 Jam, Layanan Kesehatan Mental JakCare Dipakai Hingga Luar Jakarta

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – Layanan telekonsultasi kesehatan jiwa gratis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakCare, terus mendapat respons positif dari masyarakat. Tidak hanya dimanfaatkan warga Jakarta, layanan yang beroperasi selama 24 jam ini juga digunakan oleh masyarakat dari luar daerah.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengungkapkan JakCare telah menerima 20.419 panggilan sepanjang Mei 2025 hingga Juni 2026.

 

Hal tersebut disampaikan Atika dalam acara Jakarta Budget Talks bertema Menavigasi APBD Jakarta: Perkuat Kinerja, Kepentingan Publik Terjaga di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7/2026).

 

Menurut Atika, pada periode Januari hingga Juni 2026, jumlah penggunaan layanan JakCare meningkat 4,17 kali lipat dibandingkan periode Mei hingga Desember 2025.

 

“Dari total 20.000 sekian panggilan, 24,6 persennya tidak hanya berasal dari Jakarta tapi juga dari luar Jakarta,” ujar Atika.

 

Ia menilai tingginya penggunaan layanan tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat. Selain itu, masyarakat juga mulai menaruh kepercayaan terhadap layanan kesehatan yang disediakan pemerintah.

 

“Jadi kalau kita lihat angle-nya, layanan-layanan yang diberikan oleh pemerintah berdampak baik karena pertama adalah awareness terhadap health care-nya, mental health care, dan yang kedua layanan itu juga diminati oleh masyarakat di luar Jakarta,” jelasnya.

 

Selain layanan JakCare, Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat layanan kesehatan melalui Pasukan Putih yang telah melakukan 59.023 kunjungan kepada kelompok rentan atau mencapai 96,86 persen dari target sasaran kunjungan.

 

Pemprov DKI Jakarta juga mencatat indeks kepuasan layanan kesehatan sebesar 94,75, meningkat 0,99 poin dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan ini didukung peresmian fasilitas kesehatan baru, seperti puskesmas di Matraman dan puskesmas pembantu di Meruya Selatan 2.

 

Di sisi lain, program pemeriksaan kesehatan gratis juga terus diperluas dan telah menjangkau lebih dari 2,5 juta warga.