Jakarta, Warganet – PT Pertamina (Persero) memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis budaya melalui penyelenggaraan Kawan Nusantara 2026 di The Dharmawangsa, Jakarta, pada 23–24 Juli 2026. Ajang ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pegiat budaya, perajin kriya, pelaku UMKM, desainer, komunitas kreatif, hingga dunia usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis warisan budaya Indonesia.
Melalui informasi yang dipublikasikan di website resminya, Pertamina menyebut Kawan Nusantara 2026 tidak hanya menjadi perhelatan budaya, tetapi juga wadah membangun jejaring, berbagi gagasan, serta membuka peluang pasar bagi karya-karya lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan dukungan terhadap Kawan Nusantara merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menggerakkan energi yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat Energizing Indonesia, energi tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi nasional, tetapi juga melalui penguatan kreativitas, inovasi, dan kebudayaan.
“Kami ingin membangun ekosistem yang mempertemukan orang-orang kreatif untuk berkolaborasi dan menemukan kembali karya-karya anak bangsa yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia,” ujar Baron saat Talkshow Kawan Nusantara Evolusi di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.
Menurutnya, pelestarian budaya akan semakin kuat apabila diiringi dengan penguatan ekonomi para pelakunya. Karena itu, Pertamina mendorong agar karya kriya dan produk budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan tradisi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif, Pertamina menghadirkan Rumah Kebaya Vielga, UMKM binaan yang mengangkat keindahan dan filosofi kebaya bordir bergaya Peranakan dengan detail sulaman bermotif bunga dan warna-warna cerah. Kehadiran UMKM tersebut menunjukkan bahwa produk berbasis budaya mampu berkembang menjadi produk fesyen bernilai tinggi tanpa meninggalkan akar tradisinya.
Baron menambahkan, kolaborasi dengan komunitas budaya menjadi langkah penting untuk menciptakan ekosistem yang saling menguatkan, mulai dari pelestarian tradisi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar bagi UMKM.
“UMKM berbasis budaya memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi sekaligus penjaga identitas bangsa. Karena itu, Pertamina akan terus hadir mendampingi mereka agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” katanya.
Melalui dukungan terhadap Kawan Nusantara 2026, Pertamina berharap semakin banyak karya kriya Indonesia dikenal masyarakat, semakin banyak UMKM memperoleh manfaat ekonomi, serta semakin kuat kolaborasi antara dunia usaha dan komunitas budaya dalam menjaga sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Nusantara.






