Peristiwa

Sedalam 6 Meter! Kali Pesanggrahan Dikeruk 1,4 Km untuk Antisipasi Banjir Jakarta

7
×

Sedalam 6 Meter! Kali Pesanggrahan Dikeruk 1,4 Km untuk Antisipasi Banjir Jakarta

Sebarkan artikel ini

Jakarta Selatan, Warganet – Upaya mengantisipasi banjir terus dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Salah satunya dengan mengintensifkan pengerukan Kali Pesanggrahan sepanjang 1,4 kilometer hingga kedalaman enam meter.

 

Pengerukan dilakukan pada segmen Kompleks IKPN hingga ke arah hilir. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang kerap mengalami genangan akibat penyempitan aliran serta pendangkalan sedimen lumpur yang cukup parah.

 

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, pengerukan Kali Pesanggrahan menjadi bagian dari kerja bakti massal bersih-bersih sungai bertajuk “Merah Putihkan Jakarta di Wilayah Kota Administratif Jakarta Selatan”, Sabtu (15/8/2026).

 

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, pembersihan sungai dan saluran mikro telah dilakukan sejak pekan sebelumnya. Camat dan lurah juga diminta rutin memantau kondisi sungai dan saluran di wilayah masing-masing.

 

“Kami menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan pemantauan. Selain itu, kami juga akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proses pembersihan sungai dan saluran mikro berjalan konsisten selama musim kemarau,” ujar Syafrin.

 

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 680 personel gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, PPSU, TNI, Polri, dan unsur lainnya.

 

Tak hanya pengerukan, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu pengendalian banjir, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperbaiki kondisi lingkungan sekitar sungai.

 

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Santo menjelaskan, pengerukan Kali Pesanggrahan telah dimulai sejak April 2026 dan ditargetkan selesai pada Maret 2027.

 

Total volume pengerukan yang ditargetkan mencapai 60.000 meter kubik. Hingga saat ini, progres pengerukan telah mencapai 35,7 persen.

 

“Pengerukan dilakukan hingga kedalaman enam meter dari permukaan tanah untuk mengeruk sedimen lumpur serta sampah rumah tangga yang mengendap,” jelas Santo.

 

Untuk mempercepat pekerjaan, lima unit alat berat dan 10 unit truk pengangkut dikerahkan di lokasi.

 

Menurut Santo, kondisi pendangkalan di segmen tersebut cukup serius sehingga pengerukan menjadi salah satu langkah penting untuk memperlancar aliran air.

 

Selain mengerjakan Kali Pesanggrahan, Pemkot Jaksel juga memperkuat koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menangani titik-titik rawan dan memastikan aliran air tetap lancar dari hulu hingga hilir.

 

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Eustacia berharap kerja bakti dan pemeliharaan sungai dapat dilakukan secara rutin.

 

“Kami mengapresiasi sekali ya kerja baik dari Pak Walikota, Pak Syafrin, beserta dengan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Harapannya kedepannya tentu kerja bakti ini dilakukan secara rutin, sehingga harapannya ini tidak hanya mencegah banjir, tapi bisa memerdekakan Jaksel dari banjir,” tuturnya.

 

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Sutikno turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.

 

Baginya, kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, jajaran wilayah, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi sungai dan lingkungan.

 

Dengan pengerukan sepanjang 1,4 kilometer, kedalaman hingga enam meter, serta target pengangkatan 60.000 meter kubik material, Kali Pesanggrahan kini menjadi salah satu fokus penanganan banjir di Jakarta Selatan.

 

Pekerjaan yang ditargetkan rampung pada 2027 itu diharapkan mampu memperbesar kapasitas aliran sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan yang selama ini rawan terdampak.