Regional

Wali Kota Medan Ungkap Kekuatan Foto yang Bikin Orang Tak Bisa Berpaling

8
×

Wali Kota Medan Ungkap Kekuatan Foto yang Bikin Orang Tak Bisa Berpaling

Sebarkan artikel ini

Medan, Warganet – Sebuah foto terkadang mampu berbicara lebih jauh daripada ribuan kata. Kekuatan itulah yang disoroti Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri pameran foto jurnalistik bertajuk “Prahara Pulau Emas” di Atrium Plaza Medan Fair, Rabu (19/8/2026).

 

Pameran yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan tersebut menampilkan rekaman visual bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

 

Satu Frame, Ribuan Cerita

Melansir laman resmi portal Medan, Rico Waas menilai foto jurnalistik tidak sekadar berfungsi sebagai dokumentasi sebuah peristiwa. Di balik satu frame, terdapat cerita, emosi, sekaligus pesan kemanusiaan yang dapat membuat orang melihat sebuah peristiwa dari sudut pandang berbeda.

 

Menurutnya, kekuatan sebuah foto bahkan dapat bertahan jauh lebih lama dibanding momentum ketika foto tersebut diambil.

 

“A picture speaks a thousand words. Setiap foto itu menceritakan ribuan kata. Efeknya akan sangat panjang, bahkan bisa berdampak dan menciptakan harapan,” kata Rico.

 

Rico juga mencontohkan sejumlah foto ikonik dunia, seperti “The Vulture and The Little Child” dan “The Tank Man”, yang menurutnya mampu memengaruhi cara masyarakat dunia melihat sebuah peristiwa.

 

Di tengah dominasi konten video di media sosial, Rico menilai foto jurnalistik tetap memiliki kekuatan yang tidak mudah digantikan.

 

“Video itu menciptakan komentar, tapi kalau foto menciptakan cerita. Dia berada di dalam satu frame yang tidak bergerak. Tapi kita yang bisa memaknainya, bisa menceritakan dari A sampai Z,” ujarnya.

 

Karena itu, Rico berharap pameran fotografi jurnalistik seperti “Prahara Pulau Emas” dapat terus digelar. Pemko Medan, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi agar karya-karya tersebut dapat dipamerkan di ruang yang lebih baik dan menjangkau masyarakat lebih luas.

 

Sementara itu, Koordinator PFI Wilayah Sumatera Hendra Syamhari mengatakan, pameran tersebut merupakan bagian dari roadshow fotografi jurnalistik yang digelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

“Pameran foto ini mencatatkan sejarah kepada anak cucu kita, bahwa di Pulau Sumatera pernah terjadi bencana besar,” kata Hendra.

 

Hendra juga mengungkapkan perjuangan para pewarta foto ketika menjalankan tugas di tengah bencana. Mereka harus menembus banjir dan menghadapi berbagai risiko untuk merekam kondisi di lapangan.

 

“Jurnalis foto adalah profesi yang kerap melupakan diri demi tugas,” ujarnya.

 

Menurut Hendra, di tengah maraknya berita bohong, jurnalis foto akan terus berkomitmen merekam peristiwa secara jujur sesuai hati nurani demi menghadirkan informasi yang akurat bagi masyarakat.

 

Pameran tersebut turut dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua PFI Medan Riski Cahyadi, Ketua Panitia Pameran Irsan Mulyadi, serta sejumlah pejabat Pemko Medan.