Jakarta, Warganet – Warga RW 08 Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, memiliki cara unik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui Bank Sampah SAMLON, mereka rutin menyetorkan sampah anorganik setiap Jumat pagi untuk ditimbang dan dicatat sebagai tabungan sampah.
Kegiatan ini diikuti warga yang membawa sampah hasil pemilahan dari rumah, seperti botol plastik, kertas, kardus, kaleng, hingga berbagai jenis kemasan lainnya. Selain membantu mengurangi sampah, program tersebut juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui sistem tabungan bank sampah.
Suasana setoran sampah berlangsung tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.
Melalui laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (24/7/2026), pengurus Bank Sampah SAMLON, Jimmy (Mas’ud), mengatakan kegiatan setoran sampah rutin setiap Jumat pagi merupakan upaya membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.
“Kami ingin membiasakan warga memilah sampah dari rumah. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, sampah yang memiliki nilai ekonomi juga dapat memberikan manfaat bagi warga melalui sistem tabungan bank sampah,” ujarnya.
Jimmy berharap kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten tersebut dapat menjadikan Bank Sampah SAMLON RW 08 sebagai contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Dengan dukungan aktif warga dan pengurus lingkungan, program ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di Kelurahan Ancol.






