Bekasi, Warganet – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi bersama Pengelola Kawasan Industri Hyundai berkolaborasi menggelar kegiatan River Cleanup Day dan penanaman pohon di bantaran Kali Cikadu, Kecamatan Cikarang Selatan.
Melansir dari website resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/7) ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membersihkan sampah plastik di aliran sungai sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan melalui penghijauan di kawasan sempadan sungai.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah dan pengelola kawasan industri sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Aksi bersih sungai dan penanaman pohon diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pihak bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menyambut baik inisiatif yang dilakukan Pengelola Kawasan Industri Hyundai. Menurutnya, pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha.
«”Kami dari Dinas Lingkungan Hidup sangat menyambut baik inisiasi yang dilakukan oleh Pengelola Kawasan Hyundai. Tanggung jawab pengelolaan sampah bukan hanya pemerintah atau DLH, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.»
Dedi menambahkan, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah menegaskan bahwa setiap orang bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah.
“Ketika semua orang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya, kita berharap dapat bekerja bersama menuntaskan persoalan sampah demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekitar kita,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Pengelola Kawasan Industri Hyundai, Ismi, mengatakan River Cleanup Day merupakan program yang kembali digelar setelah beberapa tahun sebelumnya pernah dilaksanakan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri.
“Ini menjadi awal yang baik bagi kami. Sungai merupakan salah satu ekosistem yang sangat penting sehingga perlu dijaga bersama agar memberikan manfaat bagi lingkungan,” ungkap Ismi.
Selain membersihkan sampah plastik, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di bantaran Kali Cikadu. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan sungai, termasuk membantu mengurangi risiko erosi saat curah hujan tinggi.
“Harapan kami kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas sungai. Penanaman pohon juga diharapkan dapat membantu menahan tanah sehingga mengurangi potensi longsor atau erosi di bantaran sungai,” jelasnya.
Ke depan, Pengelola Kawasan Industri Hyundai berencana memperluas kolaborasi dengan para tenant di kawasan industri melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan.
“Dalam waktu dekat kami juga akan berkolaborasi bersama para tenant untuk melakukan aksi bersih-bersih di sekitar kawasan. Semoga seluruh pihak dapat terus bekerja sama menjaga bumi, karena ketika kita menjaga bumi, maka bumi juga akan menjaga kita,” tutup Ismi.






