Pariwisata

Istana Maimun Disiapkan Kembali Jadi Magnet Wisata Sejarah dan Budaya Medan

7
×

Istana Maimun Disiapkan Kembali Jadi Magnet Wisata Sejarah dan Budaya Medan

Sebarkan artikel ini

Medan, Warganet – Istana Maimun kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan seiring rencana revitalisasi salah satu ikon bersejarah Tanah Deli tersebut.

 

Hal itu mengemuka dalam audiensi Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, dengan Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Balai Kota Medan, Rabu (12/8/2026).

 

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas agenda Kenduri Diraja Negeri Deli, tetapi juga rencana revitalisasi Istana Maimun yang akan dikerjakan oleh Kementerian Kebudayaan.

 

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menyatakan Pemko Medan siap memberikan dukungan terhadap proses revitalisasi tersebut. Menurutnya, pemugaran Istana Maimun penting dilakukan untuk menjaga warisan sejarah dan budaya Tanah Deli agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

 

“Kami siap mendukung penuh revitalisasi Istana Maimun,” ujar Zakiyuddin.

 

Ia berharap revitalisasi tersebut dapat mengembalikan keagungan Istana Maimun sekaligus memperkuat perannya sebagai magnet utama pariwisata berbasis sejarah dan budaya di Kota Medan.

 

Istana Maimun selama ini menjadi salah satu simbol penting sejarah Kesultanan Deli dan identitas Kota Medan. Dengan revitalisasi, keberadaan bangunan bersejarah tersebut diharapkan tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga semakin mampu menjadi ruang pengenalan sejarah dan budaya kepada masyarakat maupun wisatawan.

 

Dalam audiensi tersebut, Sultan Deli juga mengundang Wakil Wali Kota Medan untuk menghadiri Kenduri Diraja Negeri Deli. Tradisi tersebut merupakan agenda menyambut hari ulang tahun Sultan Deli dan rencananya digelar di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli.

 

Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah salat Maghrib dengan rangkaian Yasin dan doa bersama.

 

Zakiyuddin menyambut baik pelaksanaan Kenduri Diraja tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat.

 

Pertemuan antara Pemko Medan dan Sultan Deli ini pun menjadi momentum untuk mempertemukan dua agenda penting, yakni pelestarian tradisi melalui Kenduri Diraja serta penguatan warisan sejarah melalui rencana revitalisasi Istana Maimun.

 

Dengan dukungan pemerintah dan pihak Kesultanan Deli, Istana Maimun diharapkan dapat kembali tampil sebagai salah satu pusat daya tarik wisata sejarah dan budaya yang memperkuat identitas Kota Medan.