SelebritySeni

Natasha Rizky Bongkar Awal Mula Jatuh Cinta pada Puisi

3
×

Natasha Rizky Bongkar Awal Mula Jatuh Cinta pada Puisi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – Aktris sekaligus penulis Natasha Rizky mengungkapkan awal mula dirinya jatuh cinta pada dunia puisi. Perempuan yang akrab disapa Acha itu mengaku kecintaannya terhadap sastra berawal setelah menonton film Ada Apa Dengan Cinta? (AADC) saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

Di podcast Gado Gado youtube Taulany TV, Rabu (22/7/2026), Natasha bercerita bahwa saat itu ia terpesona dengan indahnya rangkaian kata yang digunakan dalam puisi di film tersebut.

“Awalnya dari SMP suka banget sama puisi. Sebenarnya ini klise banget sih, gara-gara AADC. Waktu itu aku kelas enam SD. Aku nonton, terus mikir, ‘Ih keren banget ya, kok ada ya kosakata indah kayak gini di dunia ini’,” kata Natasha.

Rasa penasaran itu membuat Natasha mulai belajar menulis puisi secara otodidak saat menginjak bangku SMP. Ia bahkan rela berburu buku-buku puisi lama hingga ke Pasar Baru demi mendapatkan referensi, termasuk mencari cetakan pertama buku-buku puisi yang diinginkannya.

“Aku cari buku-buku lama, nyari cetakan pertamanya. Memang susah banget, tapi akhirnya dapat. Dari situ aku coba nulis sendiri,” ujarnya.

Kebiasaan menulis itu terus berlanjut hingga SMA. Namun, ketika mulai sibuk bekerja dan menjalani aktivitas syuting, Natasha sempat berhenti menulis. Meski begitu, seluruh karya puisinya tetap disimpan rapi dalam arsip di laptop.

Setelah menikah dan memiliki anak, sebuah penerbit mengetahui hobinya menulis puisi dan menawarkan kerja sama untuk menerbitkan buku. Berbeda dengan tawaran sebelumnya yang mengajaknya menulis memoar, Natasha memilih menerbitkan kumpulan puisi.

Meski sempat merasa kurang percaya diri karena belajar secara otodidak, ia akhirnya menerima tawaran tersebut setelah mempertimbangkannya selama hampir satu tahun.

Buku pertamanya yang berjudul Catatan Kronik merupakan hasil kurasi puisi-puisi yang telah ditulisnya sejak SMP. Proses penyusunannya hingga akhirnya diterbitkan memakan waktu sekitar dua tahun.

Kini Natasha Rizky telah memiliki empat buku, yang seluruhnya merupakan kumpulan puisi. Menurutnya, salah satu alasan terbesar menerbitkan buku adalah agar karya-karyanya dapat menjadi warisan atau legacy bagi ketiga anaknya.

“Aku pengen buku itu bisa jadi warisan, jadi legacy buat mereka,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa puisi tentang anak-anaknya selalu hadir dalam setiap buku yang diterbitkannya sebagai bentuk kasih sayang dan kenangan yang ingin diabadikan.