Ekonomi Dan Bisnis

Vinedrip Masterpiece Bawa Wajah Baru Cibaduyut Lewat Sepatu Lokal Bergaya Modern

4
×

Vinedrip Masterpiece Bawa Wajah Baru Cibaduyut Lewat Sepatu Lokal Bergaya Modern

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, Warganet – Cibaduyut yang selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra industri alas kaki di Kota Bandung terus menunjukkan transformasinya melalui hadirnya berbagai jenama lokal. Salah satunya, Vinedrip Masterpiece, yang mengusung desain modern, kualitas premium, dan pengalaman berbelanja yang lebih dekat dengan generasi muda.

 

Brand sepatu lokal tersebut lahir dari pengalaman sebagai vendor produksi alas kaki. Setelah enam tahun berkecimpung di industri, Vinedrip Masterpiece dalam dua tahun terakhir mulai menghadirkan identitas sendiri melalui koleksi sepatu bergaya kasual, minimalis, dan uniseks yang mengikuti tren masa kini.

 

Founder Vinedrip Masterpiece, Kharel Sably Khosy, mengatakan pihaknya ingin membuktikan bahwa produk buatan Cibaduyut mampu bersaing dengan merek luar, baik dari sisi desain maupun kualitas.

 

“Kami ingin menunjukkan kalau Cibaduyut punya potensi besar. Produk dari sini tidak hanya dibuat oleh pengrajin yang berpengalaman, tetapi juga bisa tampil modern, berkualitas, dan mampu bersaing dengan brand luar,” ujarnya.

 

Untuk menjangkau berbagai segmen pasar, Vinedrip Masterpiece membagi lini produknya menjadi dua kategori. Produk dengan harga lebih terjangkau dipasarkan melalui marketplace, sedangkan lini premium Vinedrip Lab menawarkan material berkualitas tinggi dan dipasarkan melalui situs resmi dengan target pasar nasional hingga internasional.

 

Selain mengedepankan kualitas material, setiap koleksi dirancang dengan model sederhana namun tetap bergaya sehingga mudah dipadukan untuk berbagai aktivitas dan dapat digunakan lintas usia, terutama generasi muda.

 

Vinedrip Masterpiece juga akan menghadirkan experience store yang dijadwalkan diluncurkan pada Agustus mendatang di M-Square Cibaduyut. Melalui konsep tersebut, pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses pembuatan sepatu secara handmade oleh para pengrajin Cibaduyut, mencoba layanan custom satuan, hingga menikmati berbagai sudut interaktif.

 

Menurut Kharel, konsep tersebut merupakan upaya memperkenalkan wajah baru Cibaduyut sebagai kawasan industri kreatif yang terus berinovasi tanpa meninggalkan keahlian para pengrajin lokal.

 

“Kami ingin orang datang ke Cibaduyut bukan hanya untuk membeli sepatu, tetapi juga melihat bagaimana produk berkualitas dibuat langsung oleh tangan-tangan pengrajin lokal. Ada pengalaman yang bisa dibawa pulang, bukan sekadar produk,” katanya.

 

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani membangun usaha kreatif dan melihat industri alas kaki sebagai peluang yang menjanjikan.

 

Kehadiran Vinedrip Masterpiece menjadi salah satu bukti bahwa Cibaduyut terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Selain mempertahankan identitas sebagai sentra sepatu, kawasan tersebut kini menghadirkan berbagai brand lokal dengan desain kekinian yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.