Kesehatan

110 Warga Kalibaru Ikut Skrining Gratis, Grebek TBC Perkuat Deteksi Dini

8
×

110 Warga Kalibaru Ikut Skrining Gratis, Grebek TBC Perkuat Deteksi Dini

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – 110 warga RW 012 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, mengikuti skrining kesehatan gratis melalui program Grebek TBC sebagai upaya mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus memutus mata rantai penularan tuberkulosis (TBC) di lingkungan permukiman.

 

Kegiatan yang merupakan tindak lanjut Kampung Siaga TBC (KST) itu memperlihatkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah, kader kesehatan, dan masyarakat. Selain menjalani pemeriksaan, peserta juga mendapat edukasi dari Dokter Spesialis Paru RSUD Cilincing, dr. Muhammad Sofiansyah, Sp.P, mengenai pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan TBC.

 

Kepala Puskesmas Pembantu Kalibaru, dr. Muvinda Yuningrum Putri, mengatakan Grebek TBC merupakan bagian dari upaya aktif menemukan kasus TBC sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

 

“TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian bersama. Melalui kegiatan Grebek TBC ini, kami ingin meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau kontak erat dengan pasien TBC. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan dan semakin kecil risiko penularannya kepada orang lain,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).

 

Menurut dr. Muvinda, keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, peran kader kesehatan, pengurus wilayah, dan warga dinilai sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.

 

Ia juga mengapresiasi antusiasme warga RW 012 Kalibaru yang mengikuti kegiatan skrining kesehatan tersebut.

 

“Kami mengapresiasi antusiasme warga RW 012 Kalibaru yang mengikuti kegiatan ini. Semangat kolaborasi seperti inilah yang menjadi modal utama untuk mewujudkan target Eliminasi TBC Tahun 2030 sebagaimana yang dicanangkan pemerintah,” katanya.

 

Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam percepatan penanggulangan TBC. Eliminasi TBC menjadi salah satu program Quick Win Kementerian Kesehatan RI yang masuk dalam delapan prioritas pembangunan nasional sesuai arahan Presiden.

 

Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan masyarakat, target Eliminasi TBC Tahun 2030 diharapkan dapat tercapai.