Jakarta, Warganet – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) memperluas program peningkatan kualifikasi akademik guru pada 2026. Sebanyak 150 ribu guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1 mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan program tersebut merupakan kelanjutan dari bantuan pendidikan yang telah diberikan kepada 12.500 guru pada 2025. Melalui program ini, para peserta memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per semester.
Menurut Abdul Mu’ti, program peningkatan kualifikasi akademik guru menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Pada 2026, cakupan program diperluas secara signifikan dengan target penerima mencapai 150 ribu guru.
“Saat ini program tersebut telah memasuki semester kedua,” ujar Abdul Mu’ti saat menyampaikan perkembangan program prioritas Kemdikdasmen di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kamis (11/6).
Program RPL ditujukan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik D4 atau S1. Melalui skema tersebut, pengalaman dan capaian pembelajaran yang telah dimiliki guru dapat diakui sebagai bagian dari proses pendidikan formal.
Pemerintah berharap program ini dapat membantu para guru memenuhi kualifikasi akademik yang dipersyaratkan sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.







