Peristiwa

872 Ton Beras Disalurkan ke Warga Tegal, Setiap Keluarga Dapat 30 Kg

7
×

872 Ton Beras Disalurkan ke Warga Tegal, Setiap Keluarga Dapat 30 Kg

Sebarkan artikel ini

Kota Tegal, Warganet – Sebanyak 872 ton beras mulai disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan pangan di Kota Tegal, Jawa Tengah. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat.

Penyaluran bantuan pangan periode Juli–September 2026 secara resmi dimulai pada Jumat (21/8/2026). Program ini merupakan kerja sama Pemerintah Kota Tegal bersama Perum Bulog.

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Tegal, bantuan tersebut diberikan kepada 29.085 penerima yang tersebar di empat kecamatan. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan.

Dengan demikian, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan total 30 kilogram untuk periode Juli hingga September 2026.

Puluhan Ribu Penerima Tersebar di Empat Kecamatan

Penerima bantuan tersebar di Kecamatan Tegal Timur, Tegal Barat, Tegal Selatan dan Margadana.

Tegal Timur menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 8.502 penerima. Selanjutnya Tegal Barat sebanyak 7.241 penerima, Tegal Selatan 7.191 penerima dan Margadana 6.151 penerima.

Jika dikumulatifkan, bantuan yang disiapkan mencapai sekitar 872 ton beras untuk seluruh periode penyaluran.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan ketersediaan dan keterjangkauan beras menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah memahami dinamika ekonomi saat ini, sehingga pemenuhan kebutuhan pangan harus terus menjadi prioritas,” ujar Dedy Yon.

Beras Diperiksa Sebelum Disalurkan

Sebelum bantuan didistribusikan, Pemerintah Kota Tegal bersama Bulog melakukan pemeriksaan terhadap stok yang tersimpan di Gudang Munjung Agung.

Pemeriksaan dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya, beras dinyatakan dalam kondisi baik, layak konsumsi dan sesuai standar.

Kepala Perum Bulog Cabang Tegal Agung Rohman mengatakan penyaluran dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada pekan berikutnya.

Dengan target tersebut, seluruh penerima bantuan di Kota Tegal diharapkan telah menerima bantuan beras pada Agustus 2026.

Bantuan yang disalurkan merupakan kualitas medium yang berasal dari stok hasil pengadaan produksi lokal. Selain membantu masyarakat berpendapatan rendah, penyaluran tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

Pemkot Minta Penyaluran Tepat Sasaran

Wali Kota Tegal meminta seluruh jajaran yang terlibat mengawal distribusi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Penyaluran harus dilakukan secara tertib, tepat sasaran, tepat jumlah dan tetap memperhatikan kualitas beras yang diterima.

Bulog juga memastikan komoditas tersebut telah diperiksa sejak tahap penerimaan dan mendapat pemeliharaan serta pengecekan berkala selama penyimpanan.

Jika ditemukan beras yang tidak sesuai standar, Bulog menyatakan akan melakukan penggantian.

Bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan selama tiga bulan sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.