Kesehatan

Program Berseri Hadirkan Senyum bagi Anak-anak Sakit di RSUD Babel

6
×

Program Berseri Hadirkan Senyum bagi Anak-anak Sakit di RSUD Babel

Sebarkan artikel ini

Bangka, Warganet – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel menggelar aksi kemanusiaan melalui program Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri) di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/7/2026).

 

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 itu menghadirkan Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, yang mengunjungi langsung anak-anak yang sedang menjalani perawatan untuk memberikan dukungan moral sekaligus bantuan.

 

Dalam kunjungannya, Noni Hidayat menyapa, berbincang dengan orang tua pasien, serta mendengarkan cerita mengenai proses pengobatan dan harapan mereka agar anak-anak segera pulih. Ia juga memberikan semangat kepada anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit.

 

Melalui program Berseri, TP-PKK dan Baznas Babel menyalurkan tas sekolah, alat tulis, paket kebutuhan pokok, serta santunan kepada para pasien anak. Menurut Noni, alat tulis diberikan agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar dan bermain meski sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

 

“Kami membawa sedikit bantuan dari PKK dan Baznas untuk anak-anak. Ada alat tulis supaya tidak bosan. Cepat sehat ya, adik-adik,” ujar Noni.

 

Salah seorang orang tua pasien, Ibunda Aqila, mengaku terharu atas kunjungan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan serta berharap anaknya segera sembuh.

 

Hal serupa disampaikan Ibunda Windy yang merasa tidak menyangka keluarganya mendapat kunjungan langsung dari Ketua TP-PKK Babel.

 

Selain memberikan bantuan, Noni Hidayat mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi yang baik sebagai langkah pencegahan penyakit pada anak. Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi dengan mengurangi konsumsi makanan instan dan cepat saji.

 

Menurutnya, kesehatan anak harus menjadi prioritas sehingga orang tua perlu membiasakan penyediaan makanan sehat yang diolah sendiri di rumah demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.