Teknologi

Inovasi ITB! Rumah Bambu Modular Ini Dirancang Hadapi Guncangan Gempa

6
×

Inovasi ITB! Rumah Bambu Modular Ini Dirancang Hadapi Guncangan Gempa

Sebarkan artikel ini

Bandung, Warganet – Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan inovasi berupa rumah bambu modular dengan sistem bongkar pasang (knock-down) yang dirancang untuk menghadapi guncangan gempa.

Melansir dari situs resmi ITB, rumah bambu tersebut dikembangkan sebagai alternatif hunian permanen yang kuat, fleksibel, dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan teknologi rekayasa bambu serta sistem sambungan antarkomponen yang menyerupai kepingan Lego sehingga dapat dirakit lebih mudah.

 

Purwarupa Rumah Bambu Modular dikembangkan di Kampus ITB Jatinangor untuk menjawab berbagai persoalan, mulai dari terbatasnya pemanfaatan bambu sebagai bahan bangunan bernilai tinggi, kebutuhan hunian yang aman di wilayah rawan bencana, hingga panjangnya rantai produksi dan distribusi material konstruksi. Melalui pendekatan manufaktur vernakular, proses pengolahan bambu dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan penghasil bambu.

 

Inovasi ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat pemilik dan pengelola lahan bambu, pelaku usaha lokal, serta warga yang membutuhkan hunian layak, termasuk masyarakat terdampak bencana. Selain membuka peluang ekonomi berbasis sumber daya lokal, rumah bambu modular dapat mendukung penyediaan hunian tetap yang lebih cepat sehingga masyarakat tidak harus terlalu lama tinggal di tempat pengungsian sementara.

 

Rumah Bambu Modular dikembangkan oleh tim lintas disiplin ITB yang dipimpin Permana, S.T., M.T., dari Program Studi Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB. Riset bertajuk Pengembangan Arsitektur Knock-down System pada Desain Rumah Modular Berbasis Teknologi Bamboo Engineering tersebut turut melibatkan peneliti dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB.

 

Untuk mengatasi keterbatasan bentuk bambu yang silindris, tim peneliti menerapkan teknik laminasi. Batang bambu dipotong menjadi bilah-bilah kecil, kemudian direkatkan hingga mencapai ukuran dan ketebalan yang diperlukan sebagai komponen konstruksi.

Tim juga mengeksplorasi pemanfaatan berbagai jenis bambu, antara lain bambu surat, bambu tali, bambu ampel, dan bambu mayan sehingga produksi material tidak hanya bergantung pada bambu betung.

 

Material hasil laminasi tersebut kemudian dibentuk menjadi komponen profil dengan variasi panjang 30 dan 60 sentimeter. Komponen-komponen itu dapat dirakit menggunakan sistem knock-down dengan mekanisme saling mengunci (interlock).

Pemasangan dilakukan secara berselang-seling untuk menghasilkan kuncian horizontal, sedangkan hubungan vertikal antarkomponen memanfaatkan gaya gesek sehingga menghasilkan struktur yang kuat sekaligus fleksibel dalam menerima pergerakan akibat guncangan.

 

Konsep modular tersebut membuat proses pembangunan menyerupai penyusunan kepingan Lego. Selain mempermudah perakitan, sistem ini memungkinkan komponen diproduksi secara terpisah, disimpan, dipindahkan, serta dipasang sesuai kebutuhan.

 

Rumah Bambu Modular ITB juga dikembangkan sebagai bagian dari konsep manufaktur vernakular yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses produksi komponen bangunan. Peneliti SITH ITB, Dr. Rudi Dungani, menjelaskan proses produksi dapat dibawa lebih dekat ke kawasan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan atau lahan bambu dengan menggunakan mesin manual yang ringan dan tidak bergantung pada listrik.

 

Selain menjadi alternatif hunian pascabencana, sistem modular ini juga berpotensi memenuhi kebutuhan perumahan nasional. Tim peneliti menargetkan pengembangan ekosistem hunian berbasis bambu yang mencakup struktur bangunan hingga berbagai kebutuhan di dalam rumah, seperti tempat tidur, meja makan, dan perlengkapan lainnya. Tim juga mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri hingga 100 persen serta pengembangan konsep zero metal housing dengan sistem sambungan dan pasak berbahan kayu atau bambu tanpa bergantung pada paku logam.