Sosial dan Psikologi

Tak Hanya Razia, Rico Waas Sebut Ini Cara Efektif Tekan Narkoba dan Kriminalitas

4
×

Tak Hanya Razia, Rico Waas Sebut Ini Cara Efektif Tekan Narkoba dan Kriminalitas

Sebarkan artikel ini

Medan, Warganet – Penanganan penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum atau razia. Pemerintah Kota Medan menilai upaya tersebut harus dibarengi dengan penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kesehatan sosial, serta ketahanan keluarga.

 

Melalui rilis resmi Pemerintah Kota Medan, pesan itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Wali Kota Medan, Adlan, saat menghadiri Seminar Hasil Kajian Masalah Sosial Masyarakat di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (29/7/2026).

 

Rico Waas mengatakan narkoba, kriminalitas, kesehatan sosial, dan kemiskinan saling berkaitan sehingga perlu ditangani secara menyeluruh melalui pendekatan berbasis data dan lintas sektor.

 

“Kalau kita hanya menyelesaikan satu bagian saja tanpa memperkuat bagian yang lain, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

 

Menurut Rico Waas, kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dari strategi pencegahan kejahatan.

 

“Menciptakan keamanan tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga dengan membuka kesempatan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan memastikan masyarakat memiliki harapan untuk masa depan,” katanya.

 

Ia juga menekankan perlindungan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba harus diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, rumah ibadah hingga ruang publik. Pemko Medan, katanya, siap bersinergi dengan BNN, kepolisian, dunia pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pencegahan.

 

Kajian BRIDA Kota Medan bersama FISIP USU yang dilakukan di Medan Helvetia, Medan Sunggal, Medan Tembung, Medan Johor, dan Medan Area menunjukkan kelima kecamatan masuk kategori bahaya untuk dimensi narkoba, kesehatan sosial, dan kemiskinan, serta kategori waspada untuk kriminalitas.

 

Hasil penelitian juga menemukan bahwa kemiskinan menjadi satu-satunya prediktor yang berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kriminalitas, sedangkan penyalahgunaan narkoba tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap tindak kriminal.

 

Atas temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan penanganan masalah sosial secara terpadu melalui penguatan pencegahan narkoba, dukungan ekonomi masyarakat, ketahanan komunitas, dan sinergi lintas sektor.